ANAMBAS TERKINI
Akibat Cuaca Buruk, KM Bukit Raya Molor 12 Jam Tiba di Pelabuhan Tarempa Anambas
KM Bukit Raya terlambat tiba di Pelabuhan Tarempa Anambas akibat cuaca buruk, Senin (27/2). Waktu keterlambatan capai 12 jam
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kapal Pelni KM Bukit Raya mengalami keterlambatan tiba di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kapten KM Bukit Raya, Heri Sasongko mengatakan, penyebab keterlambatan itu akibat cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi di laut.
"Ya, kita ada keterlambatan kurang lebih 12 jam dari jadwal yang ditentukan," ucap Heri, saat tiba di Tarempa, Senin (27/2/2023) sore.
Ia mengatakan, keterlambatan ketibaan kapal sudah terjadi sejak pelayaran dari Surabaya menuju Pontianak.
Pelayaran kapal penumpang reguler itu diterjang cuaca buruk dan gelombang tinggi hingga 3 sampai 4 meter di perairan Laut Jawa.
"Saat tiba di pelabuhan berikutnya, Serasan, kita juga terlambat. Terus di Midai karena gelombang, kita tidak bisa bersandar," terangnya.
Baca juga: CUACA BURUK, Dua Kapal Roro Tujuan Anambas dan Natuna Ditunda Keberangkatannya
Alhasil pihaknya butuh waktu cukup lama untuk menurunkan penumpang di Midai. Lantaran memakai bantuan kapal pompong guna mengevakuasi penumpang.
"Lalu saat di Selat Lampa, waktu menjadi lama karena kita juga ada kegiatan bongkar muat. Makanya, kita tiba di Tarempa jadi ada keterlambatan," ucapnya.
Kendati dihadang cuaca buruk, menurut Heri, pelayaran KM Bukit Raya yang akan melanjutkan perjalanan ke Letung, Kijang, Blinyu dan lainnya masih dalam kategori aman.
Pasalnya, pihaknya terus memantau prakiraan cuaca berkoordinasi dengan pihak BMKG.
"Kondisi begini masih aman dan terkendali, karena gelombang lautnya masih 3 sampai 4 meter. Kita akan menunda pelayaran apabila kondisi gelombang sudah di atas 4 meter," sebutnya.
Pantauan Tribunbatam.id di lokasi Pelabuhan Tarempa, KM Bukit Raya tiba di tengah cuaca hujan dengan gelombang dan angin yang cukup kencang.
Baca juga: DAMPAK Cuaca Buruk, Harga Sayuran di Batam Meroket, Capai Rp 40.000 per Kilogram
Sejumlah penumpang yang turun maupun naik dipandu langsung oleh petugas Kesyahbandaran Kabupaten Anambas.
Adapun penumpang naik dari Tarempa sebanyak 225 orang dan penumpang turun sebanyak 52 orang.
Sementara penumpang lanjutan KM Bukit Raya ada sebanyak 409 orang. (Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27022023KM-Bukit-Raya-di-Tarempa-Anambas.jpg)