BATAM TERKINI
Dua Pekerja Tewas Terlindas Alat Berat, Pengawas Naker Datangi PT GMC Batam
Pengawas Tenaga Kerja Batam mendatangi PT GMC terkait kasus kematian dua pekerjanya yang tergilas alat berat di PT Alusteel Shipyard Tanjunguncang.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua pekerja PT GMC, Kota Batam, tewas akibat terlindas alat berat yang mendadak tak bisa dikendalikan, beberapa hari lalu.
Insiden nahas tersebut sempat terekam kamera CCTv dan membuat heboh masyarakat Kota Batam.
Akibat kecelakaan kerja di sana, Pengawas Tenaga Kerja (Naker) Kota Batam pun langsung mengambil sikap tegas dan turun ke lokasi perusahaan untuk menyelidiki kasus yang sempat viral di media sosial tersebut.
"Tim sudah turun. Sekarang masih diambil keterangan para pihak," ujar Kepala UPT Pengawas Naker Batam, Aldy Admiral, kepada Tribun Batam dua hari lalu.
Aldy berjanji bakal menyampaikan hasil pengambilan keterangan itu dalam waktu dekat.
Mengingat, kecelakaan kerja di sejumlah perusahaan Kota Batam masih terus jadi sorotan banyak pihak.
Tribun Batam mencatat, ada dua kasus kecelakaan kerja lainnya yang terjadi dalam satu bulan belakangan.
Baca juga: JADI Tontonan Orang Lewat, Begini Kondisi Lokasi Kecelakaan di Jalan Yos Sudarso Batam
Pertama, kasus kecelakaan kerja di PT Ably Metal Indonesia yang menewaskan Ahmad Madi.
Penyelidikan terhadap kasus itu pun masih berlanjut.
Lalu, kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerja di areal PT Pax Ocean Batam beberapa hari lalu.
Kejadian Terekam CCTv
Sebelumnya, dua karyawan PT General Masineriny Batam (GMC) tewas mengenaskan setelah digilias alat berat, di PT Alusteel Shipyard Tanjung Uncang Batu Aji, Batam, Rabu (8/3/2023) siang.
Detik-detik kecelakaan yang mengenaskan itu terekam video dan akhirnya menjadi viral setelah beredar di media sosial termasuk pesan WhatsApp.
Terkait kejadian itu, Kapolsek Batu Aji, Batam Kompol Restia Guchy mengatakan, dua korban merupakan karyawan PT GMC yang saat itu sedang berada di lokasi PT Alusteel Shipyard Tanjunguncang, Batu Aji.
Pada saat kejadian, kendaraan yang mereka naiki mendadak mogok.
Tak lama kemudian, sebuah kendaraan jenis buldoser melintas menaiki tanjakan.
Namun, mendadak kendaraan buldoser itu mati mesin hingga akhirnya mundur.
“Iya, korban ada dua orang yang meninggal. Satu wanita dan satunya pria. Sementara satu korban lainnya selamat, sedang dimintai keterangan oleh penyidik di Polsek,” ujar Kapolsek Batu Aji, Kompol Restia kepada Tribun saat mengawal penggusuran Ruli, Kamis (9/3/2023).
Meski kejadian di areal PT Alusteel Shipyard Tanjung Uncang, namun korban meninggal dunia bukanlah karyawan PT Alusteel.
Melainkan, korban merupakan karyawan PT GMC yang saat itu ada urusan ke PT Alusteel.
Hanya saja, saat di lokasi kejadian, kendaraan korban ini mogok dan dilakukan perbaikan tepat di pinggir jalan yang menanjak.
Tak lama, ada satu alat berat buldoser melintas.
Namun belum berhasil menanjak, buldoser itu mati mesin hingga mundur membabi buta menghantam kendaraan milik korban.
Korban diketahui bernama Anni Aslimin (41) dan Richad Sirait (56).
Pada saat kejadian, korban sedang berdiri di samping pintu sebelah kiri mobil pick up warna hitam itu.
Sementara di atas pic up ada satu korban yang kini berhasil selamat.
Kapolsek Guchy menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu, korban selamat telah diperiksa termasuk supir buldoser.
Bahkan Polsek Batu Aji telah memanggil pihak perusahaan. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kecelakaan-di-Batam-viral-di-medsos.jpg)