Sabtu, 2 Mei 2026

PMI ILEGAL DI BATAM

BREAKING NEWS, Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 22 PMI Ilegal di Batam

Dalam ungkap kasus PMI ilegal di Batam, Kapolda Kepri mengungkap modus pengiriman dan rencana mereka dikerjakan di Kamboja.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Bereslumbantobing
PMI ILEGAL DI BATAM - Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun memimpin ungkap kasus PMI ilegal di Batam, Rabu (15/3/2022). Polisi menggagalkan pengiriman 22 calon PMI di Pelabuhan Harbour Bay tujuan Kamboja. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus Pekerja Migran Ilegal atau PMI ilegal di Batam masih saja muncul.

Ungkap kasus Polda Kepri ini menjadi bukti kasus PMI ilegal di Batam masih ditemukan.  

Dalam ungkap kasus PMI ilegal di Batam itu, penyidik Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Kepri menyelamatkan 22 orang yang hendak diberangkatkan ke Kamboja.

Di sana mereka rencananya akan dipekerjakan sebagai customer service hingga operator judi online.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun yang memimpin ungkap kasus PMI ilegal di Batam itu mengungkap, jika modus pengiriman PMI dengan berpura-pura menjadikan mereka wisatawan.

"Untuk korbannya telah dititipkan ke shelter BP2MI Kepri," ungkap Kapolda Kepri, Rabu (15/3/2023) sore.

Ia menambahkan, upaya pengiriman PMI ilegal di Batam ini berlokasi di Pelabuhan Harbour Bay.

Dua tersangka turut dihadirkan dalam ekspos PMI ilegal di Batam.

Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda.

Ada yang bertugas merekrut, mengantar dan mengurus korbannya hingga diberangkatkan ke negara tujuan.

Polisi masih mendalami sindikat jaringan penyelundup PMI ilegal di Batam ini.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved