Selasa, 12 Mei 2026

Polisi Pangkat Brigadir Dikeroyok 5 Orang Pakai Gitar, Dilempar Batu dan Ditikam

Anggota Polri Brigadir Mohammad Alfikri (33) bersama rekannya dipukul pakai gitar, dilempari batu hingga ditikam 5 warga mabuk

Tayang:
rekaman CCTV
Foto hanya ilustrasi - Anggota Polri Brigadir Mohammad Alfikri (33) bersama rekannya dipukul pakai gitar, dilempari batu hingga ditikam 5 warga mabuk 

TRIBUNBATAM.id - Status sebagai anggota Polri tak menjamin seseorang aman di jalan.

Buktinya, Brigadir Mohammad Alfikri (33) nyaris tewas mendapat penganiayaan berat sekelompok orang.

Tanpa segan sekelompok orang menikam dan mengeroyok polisi tersebut hingga berakhir di rumah sakit.

Pengeroyokan dan penikaman tehadap Brigadir Mohammad Alfikri terjadi karena para pelaku tidak terima ditegur.

Peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor bersama rekannya, Daryanto.

Saat melintas di Jalan Perdagangan, Kecamatan Bangko, kata dia, tiba-tiba datanglah pengendara sepeda motor tak dikenal dari arah berlawanan.

Saat itu pelaku yang mengendarai sepeda motor hampir menabrak korban.

Tak tinggal diam Brigadir Mohammad Alfikri kemudian mengejarnya hingga dapat menghentikan pelaku.

Brigadir Mohammad Alfikri (33) merupakan polisi yang bertugas di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Di mana kejadian nahas yang dialaminya terjadi pada Sabtu, 18 Maret 2023 sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Detik-detik Anak Sunan Kalijaga Alami Pengeroyokan di Kelas

Baca juga: Sunan Kalijaga Sebut Orang Tua Pelaku Pengeroyokan Anaknya Punya Bekingan Menteri

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut.

Dikonfirmasi, Andrian menyebutkan bahwa anggotanya dikeroyok oleh lima orang pelaku.

"Anggota menegur pelaku dan bertanya apakah sedang mabuk. Pelaku mengaku habis minum tuak (jenis miras tradisional) satu botol," kata Andrian saat dihubungi pada Rabu (22/3/2023).

Setelah menegur pelaku, lanjut Andrian, korban Brigadir Alfikri pun pergi dari lokasi.

Namun, tak lama korban dikejar sekelompok orang tak dikenal dan dipukul menggunakan gitar.

Tak tinggal diam, korban yang berusaha menghindari pukulan tersebut malah dilempari batu.

Kemudian, para pelaku semakin bringas dan membabi buta memukul Brigadir Mohammad Alfikri dan rekannya.

Tak cukup sampai di situ, pelaku juga menusuk punggung Brigadir Mohammad Alfikri menggunakan pisau.

Usai mengeroyok korban, para pelaku melarikan diri.

Andrian membeberkan, akibat pengeroyokan itu korban mengalami luka tusuk di punggung sepanjang satu centimeter dan lebar 10 centimeter, dan mengalami luka-luka lainnya.

Baca juga: Pria Babak Belur Dihajar Massa, Polisi Masih Selidiki Motif Pengeroyokan Tersebut

Baca juga: Satu Pelaku Pengeroyokan Anggota Polantas di Jakarta Timur Ditangkap Polisi

Setelah kejadian itu, korban memutuskan melapor ke Polsek Bangko.

Sehari setelah peristiwa pengeroyokan itu, polisi berhasil menangkap tiga pelaku pada Ahad (19/3/2023).

"Tiga orang pelaku telah kita amankan terkait kasus pengeroyokan anggota Polsek Bangko Brigadir Mohammad Alfikri," kata Andrian, sebagaimana dilansir dari KompasTV.

Adapun tiga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial ZR, RP, dan JI dan kini ditahan di Polsek Bangko.

Dengan begitu, masih ada dua pelaku lain yang masih diburu polisi, dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved