KARIMUN TERKINI
Ponton Pelabuhan Sri Tanjung Gelam Karimun Bakal Diperbaiki
Sarana dan prasarana pelabuhan Sri Tanjung Gelam Karimun akan segera diperbaiki. Dalam waktu dekat adalah mengganti kondisi ponton yang rusak.
Penulis: Yeni Hartati |
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Badan Usaha Kepelabuhanan Kabupaten Karimun akan memperbaiki sarana dan prasarana pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau antar pulau.
Dirut BUP Kabupaten Karimun Yuwono mengatakan, perbaikan akan dilakukan dalam waktu dekat adalah mengganti kondisi ponton yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah.
Material ponton akan diganti dengan menggunakan bahan HDPE (High-Density Polyethylene) dengan spesifikasi 16,5 x 5 meter.
"Pelabuhan STG akan mendapatkan ponton berbentuk HDPE, dan akan terealisasi Insha Allah di tahun ini," ujar Yuwono, Minggu (26/3/2023).
Yuwono menambahkan, mengenai ukuran ponton HDPE itu akan sedikit lebih kecil dibandingkan ponton yang sekarang.
Namun dibandingkan untuk ketahanan dan perawatannya lebih baik dan efektifi digunakan dalam jangka panjang.
"Ukuran sedikit agak kecil, tapi efektif. Perawatannya hanya pembersihan saja. Jadi kita bisa mendapatkan pendapatan. Selama ini pendapatan kita untuk perawatan saja," ujarnya.
Menurutnya, pihaknya terus berupaya mengembangkan pembenahan secara menyeluruh terhadap kondisi pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau antar pulau.
Hal itu bertujuan guna memberikan rasa nyaman bagi masyarakat sebagai pengguna transportasi laut.
"Di tahun 2023 kita mengutamakan pembenahan full di Sri Tanjung Gelam. Kemudian akan dibenahi mulai dari kantin dalam dan luar. Kantin Dalam akan kita keramik full karena memang ada kenaikan pass sebelumnya," katanya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Afrian menambahkan untuk alokasi anggaran untuk penggantian kedua sisi ponton tersebut sebesar Rp 10 miliar, yang bersumber dari APBD Kabupaten Karimun.
"Estimasi biaya sekitar Rp 10 Miliar. Saat ini proses perbaikan pelabuhan tersebut dalam tahapan lelang," ujarnya.
Menurutnya, kondisi pelabuhan itu saat ini memang perlu dilakukan perbaikan.
Sebab, kerap mengalami kerusakan, terutama ketika dilanda cuaca buruk.
Mengenai posisi ponton yang baru juga akan menyesuaikan ketinggian speed boat antar pulau-pulau, sehingga para penumpang tidak kesulitan untuk naik ke dermaga.
"Nanti posisi akan menyesuaikan dengan ketinggian kapal. Sehingga tidak menyulitkan calon penumpang saat melalui dermaga menuju ponton," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/26032023Pelabuhan-Sri-Tanjung-Gelam.jpg)