TADARUS RAMADAN
Ceramah Ramadan, Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup
Ceramah ramadan tentang Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup disampaikan oleh Muhammad Iqbal Azhari dari MUI Kota Batam
Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup
Muhammad Iqbal Azhari
Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, karena hingga detik ini Allah masih berkenan melimpahkan kepada kita nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan untuk melaksanakan ibadah kita. Semoga ibadah puasa yang kita kerjakan selama ini diterima di sisi Allah SWT dan dicatat sebagai amal saleh kita kelak. Amin.
Shalawat serta salam tidak lupa kita hadiahkan kepada junjungan kita, suri tauladan kita, Nabi Muhammad SAW, semoga kita di hari akhir nanti mendapatkan syafaat dari Beliau. Amin
Nabi Muhammad SAW telah mendapatkan mukjizat terbesar. Tidak ada Nabi lain yang mendapatkan hal tersebut sebagaimana Beliau. Mukjizat tersebut adalah Al-Quran.
Kitab iniditurunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril AS selama kurang lebih 23 tahun secara berangsur-angsur. Selama 13 tahun Allah turunkan Quran ini di Mekkah, dan 10 tahun hingga Beliau wafat di Madinah.
Allah berfirmandalam QS. Al-Baqarah 185: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”
Ayat ini menunjukkan kepada kita bahwa Al-Quran diturunkan untuk dijadikan petunjuk bagi manusia. Bahkan dalam ayat lain pun, Allah juga mengatakan hal yang senada. Allah berfirmandalam QS Al-Isra 82: Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin, sedangkan bagi orang-orang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”
Ayat ini juga menerangkan bahwaAl- Quran dijadikan penawar serta rahmat untuk kaum muslim. Oleh karena itu, agar Al-Quran dapat dijadikan pedoman bagi kaum muslimin.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Membacanya
Aktivitas membaca Al-Quran merupakan cara awal untuk bisa menjadikan ia sebagai sahabat sejati dalam kehidupan kita. Aktivitas membaca Al-Quran dapat dimaknai dengan melakukan rutinitas yang dijadwalkan secara sistematis dengan mengalokasikan waktu khusus untuk bisa membaca Al-Quran.
Dalam hadis Nabi mengatakan: “BacalahAlquran, sesungguhnya ia akandatang pada hari kiamat menjadi pemberi syafaat bagi orang-orang yang bersahabat dengannya.” (HR Muslim)
2. Mempelajarinya (men-tadabburi-nya)
Langkah kedua untuk bisa menjadikan Al-Quran sebagai sahabat sejati dalam kehidupan adalah dengan berusaha untuk memahami dan mentadaburi maknanya.Dengan paham makna yang dikandung tentu akan menambah rasa keimanan kita sebagai seorang muslim.
3. Mengamalkannya
Langkah terakhir yang harus dilakukan dengan Al-Quran adalah berusaha untuk mengamalkan setiap ayat yang terkandung di dalamnya. Dengan melaksanakan hal tersebut, maka setiap muslim telah menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup.
Semoga tausyiah yang sedikit ini bermanfaatuntuk kita semua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Muhammad-Iqbal-Azhari.jpg)