Jumat, 10 April 2026

BATAM TERKINI

Pemko Batam Kembali Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

Mendekati Lebaran, Pemko Batam akan kembali menggelar pasar murah untuk membantu menekan inflasi di Kota Batam.

ISTIMEWA
Wakil Wali kota Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD Kota Batam, beberapa waktu lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus  berusaha menekan angka inflasi jelang Lebaran 2023.

Amsakar mengatakan, pemerintah Kota Batam, melalui Dinas Perdagangan dan perindustrian, aktif melakukan pemantauan harga di pasar.

Dan dari hasil pemantauan, beberapa kebutuhan khususnya telor, mengalami penurunan harga, sementara kebutuhan lainnya, terpantau normal.

Selain itu, untuk menekan angka inflasi, Pemerintah Kota Batam juga terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan stake holder dan juga distributor, memastikan stok kebutuhan bahan pokok tersedia di Kota Batam, selama hari raya Idulfitri.

Amsakar Achmad mengatakan selain pasokan memadai, harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam dan bawang juga turun.

Baca juga: GEGARA Masalah Rumah Tangga, Seorang Pria di Batam Dihajar Dua Abang Iparnya

Komoditi yang perlu diantisipasi kenaikannya adalah daging sapi. 

"Karena permintaan meningkat. Jadi akan berpengaruh pada harga. Sehingga hal ini perlu diantisipasi," ujarnya.

Pemerintah bersama distributor berupaya melakukan intervensi harga pasar.

Kegiatan intervensi harga dilakukan dengan menggelar pasar murah, mendekati Lebaran yang tinggal dua pekan lagi.

"Pekan depan sudah mulai kembali berjalan pasar murah. Hal ini sesuai dengan rencana awal terkait pelaksanaan pasar murah di tengah bulan puasa atau mendekati Lebaran," sebutnya.

Komoditi strategis akan menjadi fokus dari distributor selama pasar murah.

Komoditi seperti daging sapi beku akan ditambah, guna memenuhi permintaan.

"Saya berharap tidak ada panic buying mendekati Lebaran ini. Karena pasti akan berdampak terhadap harga nantinya. Semua panik harga naik. Jadi ini yang harus kami jaga. Salah satunya pasar murah, dan kontrol harga di pasar," ungkapnya.

Sementara itu, kegiatan pasar murah akan digelar mulai tanggal 12-18 April di 10 titik yang ada di sembilan kecamatan mainland.

Beberapa komoditi di antaranya, Cabai merah, cabai rawit, daging beku, beras, minyak makan, gula pasir, dan lainnya. (TRIBUNBATAM.id/ Ian Sitanggang)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved