TANJUNGPINANG TERKINI
Masyarakat Ramai Ke Pulau Penyengat, Penambang Pompong Raih Omset Jutaan
Hampir ratusan hingga ribuan masyarakat yang berangkat ke Pulau Penyengat. Mereka datang untuk melihat - lihat peninggalan sejarah Melayu di Pulau Pen
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Banyaknya pengunjung yang berkunjung ke Pulau Penyengat membawa keuntungan bagi penambang pompong (kapal kayu) saat lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Selasa (25/4/2023).
Hampir ratusan hingga ribuan masyarakat yang berangkat ke Pulau Penyengat. Mereka datang untuk melihat - lihat peninggalan sejarah Melayu di Pulau Penyengat ini.
Satu hari penambang pompong mampu meraup omset jutaan rupiah dari hasil membawa dan menurunkan penumpang.
“Untuk ongkos sekali berangkat kita patok Rp 9.000 ribu, lebaran sekarang ini ramai orang yang pergi main ke Pulau Penyengat,” ucap Kardi penambang pompong, Selasa (25/4/2023).
Sekali berangkat ia mampu membawa 15 orang penumpang, dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat membutuhkan waktu 10-15 menit perjalanan menggunakan pompong.
Tidak seperti hari biasanya, momen lebaran setiap tahunnya membawa berkah bagi Kardi dan penambang pompong lainnya.
“Kita kadang sampai malam masih bisa angkut penumpang, kalau malam paling udah terisi 10 orang langsung berangkat, kalau siang harus nunggu 15 orang baru berangkat,” tuturnya.
Dikatakan Kardi, pengunjung yang pergi ke Pulau Penyengat diperkirakan akan terus berdatangan sampai libur masuk sekolah.
“Biasanya sampai anak sekolah libur pasti ramai, kan mereka ada yang dari Batam, kadang dari Pekanbaru juga ada yang ke Penyengat, makanya ramai pas lebaran ini,” ucapnya.
Pompong Kardi sudah mulai beroperasi sejak pagi untuk mengangkut penumpang yang akan ke Pulau Penyengat.(Tik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapal-pompong.jpg)