Sabtu, 9 Mei 2026

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepri Pimpin Upacara Hardiknas Tingkat Provinsi di Batam

Gubernur Kepri Ansar Ahmad jadi inspektur upacara di peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi yang digelar di Batam

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Biro Adpim Pemprov Kepri/Tribun
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat hadiri peringatan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di Lapangan Mega Techno City, Batu Besar, Nongsa, Kota Batam, Selasa (2/5/2023) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad memimpin peringatan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di Lapangan Mega Techno City, Batu Besar, Nongsa, Kota Batam, Selasa (2/5/2023).

Peringatan upacara Hardiknas Tahun 2023 kali ini mengangkat tema 'Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar'.

Upacara Hardiknas diikuti utusan perwakilan pelajar, guru dan tenaga kependidikan dari tingkat SMA/SMK/SLB se-Kota Batam.

Gubernur Ansar selaku inspektur upacara, membacakan amanat Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudtistek) RI Nadiem Makarim mengatakan, selama dua tahun terakhir banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

"Kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya. Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan," kata Gubernur Ansar.

Masih kata Ansar, di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melanjutkan kapal besar bernama Merdeka Belajar yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.

Baca juga: Gema Salawat Sambut Gubernur Kepri saat Hadiri Halal Bihalal dengan Warga Batam

Kurikulum Merdeka yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran.

"Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,"

"Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk menghukum guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar," jelas Gubernur Ansar.

Ditambahkan Gubernur Ansar dalam sambutannya, semua perubahan positif yang kita usung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi.

Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia.

"Dengan kata lain, Merdeka Belajar sendiri merupakan program unggulan dari Kemenbudristek RI yang bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada setiap peserta didik, menentukan jenjang, jalur, dan program pembelajaran yang sesuai dengan minat, bakat, dan potensi masing-masing. Sehingga akan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, inovatif dan bermakna," tutupnya.

Baca juga: Momen Lebaran, Gubernur Kepri Bersilaturahmi dengan Masyarakat di Gedung Daerah

Seusai memimpin upacara, selanjutnya Gubernur Ansar menyerahkan sejumlah penghargaan. Di antaranya Prestasi Siswa Siswi Tingkat Nasional Tahun 2022, Daftar Nama Industri Mitra SMK yang Berperan Aktif Dalam Pengembangan Vokasi SMK di Provinsi Kepri serta Daftar Peserta Guru Berprestasi Provinsi Kepri. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved