Selasa, 12 Mei 2026

BATAM TERKINI

Kerap Bertengkar dengan Istri, Seorang Pemuda di Batam Ditemukan Tewas Tergantung

Seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di kamarnya. Ibu korban menyebut, anaknya itu sedang menghadapi masalah keluarga dengan istrinya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: ronnye lodo laleng |
Dokumentasi Polsek Sekupang
MRS (19) ditemukan tewas tergantung di perumahan Nirwana blok G3 No. 06 Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang, Kota Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang pemuda berinial MRS (19) ditemukan tergantung di Sekupang, Kota Batam, Kamis (4/5/2023).

MRS ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 19.30 WIB, oleh ibu kandungnya berinisial E (62).

Saat itu E yang baru tiba di rumah. Melihat suasana rumah sedang kosong, lantas dirinya langsung memanggil MRS.

Ia berulang kali memanggil anaknya itu, namun tidak mendapatkan jawaban.

Rasa curiga semakin menguak. Dirinya mencoba membuka pintu kamar anaknya tersebut, namun tidak berhasil karena dikunci dari dalam.

Usahanya tidak berhenti sampai di situ, untuk memastikan keberadaan MRS, E kemudian mengintip isi kamar anaknya dari luar.

Ia begitu kaget dan langsung menangis histeris, setelah melihat korban sudah dalam posisi tergantung dan lehernya diikat tali nilon warna kuning, di teralis kamarnya.

Baca juga: Lingga Mulai Siap Siaga Cegah Karhutla, Sepanjang Tahun Lalu Ada Lima Kasus

Ia sempat memberi tahu kepada tetangga dan perangkat RT setempat, hingga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sekupang.

Kapolsek Sekupang Z.A Chistopher Tamba mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara di duga bunuh diri.

"Menurut  keterangan dari ibu kandungnya, korban gantung diri disebabkan karena adanya permasalahan keluarga. Korban sering berantem dengan istri siri korban," katanya.

MRS juga diketahui saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap. Belakangan ini, ia kerap menghabiskan waktunya di dalam kamar.

Kompol Z.A Christoper Tamba menambahkan, pihaknya juga berhasil mengumpulkan barang bukti (BB) berupa, tali nilon warna kuning, dompet kulit warna hitam, mancis warna Kuning, baju, handphone dan sejumlah barang lainnya.

Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Badan Penguasa (RSBP) Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk penyebab pasti peristiwa tersebut, kami masih melakukan penyelidikan, meski ibu korban sudah membuat pernyataan untuk tidak melakukan otopsi," kata Tamba.

Rencananya hari ini, jenazah akan diambil pihak keluarga dari RSBP untuk dimakamkan. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved