BERITA KRIMINAL
Dua Pria Asal India Bunuh WNI di Bali, Ditangkap saat Akan Kabur
Dua pria WN India ditangkap polisi di Bali saat akan terbang ke Singapura. Keduanya terjerat kasus pembunuhan WNI dan penganiayaan WN India.
TRIBUNBATAM.id, DENPASAR - Dua pria warga negara India, berinisial GS, dan AS ditangkap Kepolisian Resor Kawasan Bandara Ngurah Rai, Bali karena kasus dugaan pembunuhan dan penganiayaan.
Keduanya ditangkap saat berusaha kabur meninggalkan Bali.
GS dan AS diduga membunuh seorang WN, berinisial FR.
Bukan itu saja, mereka juga diduga melakukan penganiayaan terhadap rekan senegaranya, berinisial RS.
Aksi kriminalitas itu dilakukan di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
Kasat Reskrim Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai, Iptu Rionson Ritonga mengatakan, kedua warga negara asing tersebut ditangkap Sabtu (13/5/2023).
"Diamankannya dua WNA asal India ini di Bandara Ngurah Rai yang diduga terlibat kasus pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka berat di wilayah hukum Polsek Densel," kata Rionson dalam keterangan tertulis, Minggu (14/5/2023).
Baca juga: GENG Motor Pembacok Polisi di Indramayu Tantang Tawuran Lewat Live IG Demi Hiburan
Penangkapan ini berawal dari laporan Polsek Denpasar Selatan terkait bantuan pencekalan atau penundaan keberangkatan terhadap dua WN India tersebut.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa dua WNA ini terlibat perkara pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas dan luka berat.
Berdasarkan permohonan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan penyelidikan terkait keberangkatan kedua pelaku melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.
"Sekitar pukul 19.00 Wita, pihak Imigrasi menghubungi Sat Reskrim Polres Bandara karena adanya dugaan dua orang pelaku pembunuhan tersebut menggunakan pesawat SQ 947 tujuan Singapura," kata dia.
Selanjutnya, Satuan Reskrim Polres Bandara menyerahkan dua WN India tersebut ke Polresta Denpasar untuk diproses lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Denpasar Selatan AKP Ida Ayu Made Kalpika, saat dikonfirmasi, membenarkan terkait adanya kasus pembunuhan dan penganiayaan yang melibatkan dua WN India tersebut.
Hanya saja, dia masih enggan membeberkan secara rinci terkait kronologi kejadian tersebut dengan alasan masih dalam proses penyelidikan.
"Untuk info memang benar ada yang meninggal dunia karena penganiayaan. Saat ini proses masih lidik. Bila sudah terang akan di-publish langsung Bapak Kapolresta Denpasar," kata dia. (kompas.com)
*Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14052023WN-India-diduga-membunuh-WNI.jpg)