Selasa, 7 April 2026

BATAM TERKINI

SUDAH Dua Bulan, Air Bersih di Central Park Residence Tanjunguncang Batam Mati

Warga sejumlah perumahan di Tanjung Uncang Batam mengeluhkan gangguan aliran air di wilayah ini. Sudah dua minggu air bersih tak mengalir.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Mobil tangki air diturunkan untuk mengisi air darurat di rumah-rumah warga Tanjunguncang, Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Permasalahan air masih dirasakan sebagian warga perumahan di Kota Batam hingga kini. Beberapa lokasi permukiman warga masih mengalami mati air, bahkan ada yang sampai berbulan-bulan.

Persoalan mati air juga dialami oleh Wasti Sianipar. Sudah dua bulan ia tidak pernah menikmati air bersih dari keran rumahnya sendiri. Ia tinggal di Central Park Residence, Tanjunguncang, dan hampir semua tetangganya juga mengalami hal yang sama.

"Sudah dua bulan air kami mati 24 jam. Sejak bulan April air sudah mati," ungkap Wasti ketika dihubungi, Rabu (14/6/2023).

Sejak matinya aliran air, Wasti kerap mengalami kesulitan-kesulitan dalam urusan rumah tangga.

Selain kesulitan mandi, ia juga tidak bisa menyuci baju dan peralatan masak sesering biasanya. Alhasil, kegiatan masak memasak dan menjaga kebersihan diri pun terganggu.

Guna menyiasati kebutuhan air, Wasti dan para warga perumahan tersebut menggantungkan harapan ada tangki air dari SPAM Batam yang diturunkan setiap hari. Untungnya, warga tidak perlu membayar untuk tangki air itu.

"Setiap hari diturunkan mobil tangki, ada beberapa rumah yang katanya tengah malam hidup airnya hanya di depan saja, itu pun tidak setiap malam," jelas Wasti.

Mobil tangki itu mengisi air dari rumah ke rumah, tak terkecuali rumah Wasti. Meski aliran air sering mati, Wasti mengaku tagihan air yang diterimanya masih dalam batas wajar, sesuai dengan debit air yang ia peroleh. Meski demikian, beberapa tetangga mengeluh tagihan airnya justru melonjak di tengah krisis air bersih ini.

"Mati air kalau ditambah lagi mati listrik, jadi lengkap lah penderitaan kami," ujar warga Tanjunguncang lainnya.

Wasti beserta warga terdampak krisis air ini pun berharap agar pihak pengelola air bertanggung jawab dan segera melancarkan kembali aliran air di rumah-rumah. Pasalnya, air merupakan kebutuhan primer yang sangat krusial. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved