Minggu, 3 Mei 2026

LINGGA TERKINI

Pemkab Lingga Bakal Tambah Penyertaan Modal BUMD Lingga Tahun 2024

Pemkab Lingga akan menambah penyertaan modal bagi BUMD Lingga awal 2024 mendatang senilai sekitar Rp 1 miliar.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda |
Prokopim Lingga
Pj Sekda Lingga, Armia mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga berencana menambah penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lingga awal 2024 mendatang. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga berencana menambah penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lingga awal 2024 mendatang.

Tahun lalu, BUMD Lingga, yakni PT Pembangunan Selingsing Mandiri sempat mengajukan usulan permohonan penyertaan modal.

Hal itu guna meningkatkan dan mendorong laju produktivitas produknya, yakni Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) Gunung Daik. 

Namun, usulan tersebut ditolak Pemda setempat, lantaran terkendala regulasi yang perlu direvisi.

Kini harapan dan upaya PT Pembangunan Selingsing Mandiri ini mulai membuahkan hasil.

Baca juga: TAHUN Ini, Dermaga Plengsengan Bakal Dibangun di Lingga, Mudahkan Warga Senayang ke Daik

Dalam hal ini, Pemda Lingga akhirnya sepakat akan melakukan penyertaan modal bagi BUMD Lingga tersebut, pasca melakukan revisi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Penjabat Sekda Kabupaten Lingga, Armia mengatakan.

Dia menyebutkan, revisi Perbub telah rampung dan BUMD Lingga nantinya akan disuntik modal kurang lebih Rp 1 miliar.

"Alhamdulillah, revisi telah selesai dan untuk BUMD Lingga kita akan diberikan modal lebih kurang Rp 1 miliar," kata Armia baru-baru ini.

Armia menambahkan, selain BUMD, Pemda Lingga juga akan menambahkan modal bagi PDAM serta Bank Riau Kepri.

Untuk diketahui air mineral dalam kemasan atau AMDK Gunung Daik, merupakan produk andalan dari BUMD Lingga.

Beberapa waktu lalu, air mineral tersebut sempat menjadi produk primadona kalangan masyarakat.

Namun, terhitung sejak awal September 2022 lalu, aktivitas produksi berhenti beroperasi karena merugi.

Sementara sejumlah karyawan BUMD pun terpaksa harus dirumahkan. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved