Kamis, 9 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepri Kunjungi Pulau Karas, Sebut Listrik Hidup 24 Jam

Tidak hanya listrik 24 jam, Gubernur Kepri saat mengunjungi Pulau Karas juga mengungkap sejumlah pembangunan infrastruktur di sana.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat kunjungan kerja ke Pulau Karas, Jumat (14/07/2023). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kunjungan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad ke Pulau Karas membawa kabar gembira bagi masyarakat setempat.

Sebab tidak lama lagi aliran listrik 24 jam akan segera mengalir ke rumah mereka.

Hal itu disampaikan Gubernur Ansar saat bersilaturahmi bersama masyarakat Pulau Karas di Masjid Jami Nurul Ulum, Jum'at (14/07/2023).

Gubernur Kepri itu mengungkapkan, untuk membuat listrik di Pulau Karas hidup 24 jam, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepri akan mengadakan mesin pembangkit listrik sebesar 200 Kw (Kilowatt).

Pengadaan mesin tersebut dikerjakan Pemerintah Provinsi Kepri, namun terkait pengadaan bbm bersubsidi dan tenaga teknisi operator mesin pembangkit tersebut masih harus berkoordinasi dengan PLN Pusat.

"Kemarin Pulau Pangkil sudah hidup listriknya 24 jam, nanti giliran Pulau Karas lagi yang hidup 24 jam, secara bertahap pulau-pulau yang listriknya belum 24 jam akan kami penuhi," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Menurut Gubernur Ansar, adanya aliran listrik 24 jam akan membantu perekonomian masyarakat.

Selain itu, aktivitas masyarakat dan pembelajaran bisa dilakukan dengan dukungan listrik yang terus hidup.

Pembangunan jaringan listrik untuk pulau-pulau kecil memang membutuhkan anggaran besar.

Oleh karena itu, Pemprov Kepri, lewat program Kepri Terang, juga mengumpulkan dana tanggung jawab sosial sejumlah perusahaan energi yang kemudian dipakai untuk membangun sambungan listrik ke wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Tidak hanya soal listrik, Gubernur Ansar juga mengungkapkan Pemprov Kepri di tahun 2023 menganggarkan perbaikan sarana pendidikan di SMA Negeri 9 Batam di Pulau Karas sebesar Rp1,8 Miliar.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan ruang bimbingan konseling, rehabilitasi ruang kelas baru, rehabilitasi perpustakaan, dan rehabilitasi rumah dinas guru.

Lalu terkait kondisi jalan utama penghubung antar kelurahan di Pulau Karas, tepatnya di SMPN 13 yang telah mengalami kerusakan cukup memperihatinkan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebutkan di tahun 2024 Pemprov Kepri akan menganggarkan anggaran perbaikan jalan sebesar Rp1,1 miliar.

"Kami sudah anggaran itu di Dinas Permukiman, tahun depan sudah dimulai, karena jalannya rusak cukup parah dan harus segera diperbaiki," katanya.

Masjid Jami Nurul Ulum juga tidak luput dari perhatian Gubernur Ansar.

Anggaran sebesar Rp184 juta akan diberikan Pemprov Kepri untuk mendukung fasilitas masjid yaitu pembangunan TPA dan menara masjid.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved