Selasa, 21 April 2026

BATAM TERKINI

Pelabuhan Batu Ampar Jadi Pelabuhan Ekspor Impor Terbesar di Batam

Pelabuhan Batu Ampar jadi pelabuhan ekspor dan impor terbesar di Batam mengungguli pelabuhan lain di kota Batam.

ISTIMEWA
Pelabuhan bongkar muat di Pelabuhan Batuampar Batam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2022, mobilitas kontainer di Batam mencapai 611.000 TEUs, di mana 804 TEUs berada di Pelabuhan Batu Ampar. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Kota Batam terus menunjukkan prestasi dalam perdagangan luar negeri dengan aktivitas ekspor dan impor yang signifikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2022, mobilitas kontainer di Batam mencapai 611.000 TEUs, di mana 804 TEUs berada di Pelabuhan Batu Ampar.

Hal tersebut menjadikan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan dengan tingkat ekspor dan impor terbesar di Kota Batam, mengungguli pelabuhan lain seperti Pelabuhan Sekupang, Belakang Padang, dan Kabil.

Selain memberikan sumbangan investasi sebesar 82,9 persen di Provinsi Kepri, Kota Batam juga berperan penting dalam kegiatan ekspor di wilayah tersebut.

Pada Triwulan 1 tahun 2023, kinerja ekspor Kota Batam mencapai 78 persen dari total ekspor Provinsi Kepri, dengan nilai mencapai USD 5.105,95 juta.

Periode Januari hingga Mei 2023 mencatatkan total nilai ekspor Kota Batam sebesar US$ 6.338,67 juta, mengalami kenaikan sekitar 7,996% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 5.874,70 juta.

Baca juga: Warga Tanjungpinang Minta Pelindo Kaji Ulang Kenaikan Tarif Pas Masuk Pelabuhan

Kenaikan nilai kumulatif ekspor ini terutama didorong oleh sektor nonmigas yang meningkat sebesar US$ 671,95.

Singapura menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Kota Batam pada periode Januari hingga Mei 2023, dengan pangsa sebesar 34,11%, diikuti oleh Amerika Serikat dengan 25,78%, dan Tiongkok sebesar 6,175%.

Sementara itu, nilai impor Kota Batam pada periode yang sama mencapai US$ 6.159,09 juta, mengalami peningkatan sekitar 19,96% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 5.173,97 juta.

Angka impor terbesar tercatat pada bulan Mei 2023, mencapai US$ 1.352,65 juta.

Dari perhitungan rasio, periode Januari-Maret 2023 menunjukkan bahwa Kota Batam mengalami surplus perdagangan sekitar US$ 179,58 juta, menandakan kinerja perdagangan luar negeri yang positif pada periode tersebut.

Atas capaian tersebut, Walikota Batam dan juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengungkapkan, akan terus menggerek aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar.

"Dengan kesiapan yang semakin baik, Pelabuhan Batu Ampar diharapkan dapat menjadi salah satu pintu gerbang utama bagi perdagangan dan investasi di wilayah ini,"ungkap Rudi, Minggu (30/7/2023).

Rudi pun mengajar seluruh elemen di Kota Batam bersama-sama bersinergi untuk mendukung percepatan pembangunan Pelabuhan Batu Ampar.
"Kolaborasi antara semua pihak akan menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan berdaya saing tinggi,"pungkasnya.

Dengan semangat progresif tersebut, Rudi optimistis Pelabuhan Batu Ampar optimis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah dan mendorong Batam menuju masa depan yang lebih cerah dan sukses di sektor perdagangan dan logistik. (TRIBUNBATAM.id/Aminuddin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved