BATAM TERKINI
Disperindag Sidak Pangkalan LPG Karena Isu Kelangkaan Gas Semakin Marak
Sidak dilakukan lantaran adanya isu kelangkaan LPG 3 Kilogram di masyarakat beberapa hari terakhir. Pantauan Tribunbatam.id sewaktu di dalam perjalan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram. Tak sendirian, sidak ini dilakukan bersama perwakilan Pertamina dan beberapa stafnya.
Sidak dilakukan lantaran adanya isu kelangkaan LPG 3 Kilogram di masyarakat beberapa hari terakhir. Pantauan Tribunbatam.id sewaktu di dalam perjalanan, ada juga beberapa pangkalan yang menuliskan Gas Habis dan Gas Kosong.
Perjalanan pertamanya, rombongan sidak ke salah Satu Pangkalan, Ponidi Agen PT Sutra Berkah Utama di Perumahan Marchelia, Batam Center, Kepulauan Riau.
Pantauan Tribunbatam.id, tak hanya menjual LPG 3 kilogram, 5 kilogram dan 12 kilogram, ia juga sudah menjual sembako, cemilan anak-anak dan galon minuman.
Pemilik pangkalan, Ponidi menuturkan beberapa hari terakhir tak ada kelangkaan stok. Ia juga memprioritaskan menjual LPG 3 Kilogram hanya untuk warga Perumahan Marchelia.
Dalam kesempatan ini, Ponidi meminta kepada pihak pertamina untuk ditambahi kuota per minggu. Biasanya, kata dia, Pertamina mengantar 90 tabung selama 3 kali seminggu. Jadi total dalam satu minggu sebanyak 270 tabung LPG 3 Kilogram.
"Saya minta tambah kalau bisa pak. Saya takut juga kalau ada yang minta 2 tabung. Takut dikira pilih kasih. Padahal, kadang yang membeli dari 2 tabung itu dia UMKM, misalnya buat menggoreng atau memasak," katanya.
Ia juga masih menerapkan pembelian menggunakan KTP konsumen. Sehingga penggunaan LPG 3 Kilogram bisa tepat sasaran. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/disperindag_sidak.jpg)