MASTERCHEF INDONESIA
Sosok Qisthas, Peserta yang Pernah Idap Disleksia Lolos MasterChef Indonesia 11
Qisthas sukses dapatkan yes dari Chef Arnold dan Chef Renatta setelah hidangkan sajian pasta di galeri MasterChef Indonesia 11.
Penulis: Karunia Rahma Dewi |
TRIBUNBATAM.id - Inilah sosok Qisthas, peserta yang sempat mengidap disleksia lolos MasterChef Indonesia 11.
MasterChef Indonesia hadir kembali di musim ke-11.
Ketiga juri yaitu Chef Juna, Chef Renatta, dan Chef Arnold kembali menyambut para kontestan yang akan mengikuti audisi MasterChef Indonesia 11.
Para kontestan membawakan hidangan asli daerah masing-masing untuk disajikan ke juri.
Salah satu kontestan yang mencuri perhatian adalah Qisthas.
Wanita dengan nama lengkap Qisthas Tsana Noe’man itu mendapatkan 2 yes dari juri.
Diam-diam Qisthas memiliki segudang prestasi yang membanggakan.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Qisthas?
Baca juga: Chef Arnold Merasa Terancam dengan Kontestan MasterChef Indonesia 11 Asal Labuan Bajo
Profil dan biodata Qisthas MasterChef Indonesia 11
Qisthas Tsana Noe’man, perempuan berusia 34 tahun ini berasal dari Bandung, Jawa Barat.
Ia sempat terdaftar sebagai aktivis yang pernah mengikuti kegiatan sosial bersama Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno.
Perempuan yang berprofesi sebagai seorang Konsultan Branding itu bahkan dikenal oleh Ridwan Kamil.
Qisthas punya motivasi untuk mendorong dirinya mengikuti ajang memask bergensi ini, MasterChef Indonesia 11.
Alasan Qisthas mengikuti Masterachef Indonesia 11 ini berkaitan dengan kisah di masa lalunya.
Dulu saat masih berumur 4 tahun, Qisthas didiagnosa dokter mengidap penyakit disleksia.
Penyakit yang menyerang gangguan proses belajar ini berpengaruh pada kemampuan membaca, menulis, hingga berbicara.
Sehingga membuat penderita disleksia kesulitan dalam mengidentifikasi kata-kata.
Qisthas ingin membuktikan jika pengidap disleksia juga bisa mempunyai masa depan meskipun punya keterbatan.
Hal tersebut yang menjadi semangat Qisthas untuk mengikuti MasterChef Indonesia 11.
Baca juga: Sarjia Ibrahim Curi Perhatian Juri MasterChef Indonesia 11 Imbas Suka Marah-Marah
Perlahan Qisthas menjalani terapi hingga sembuh.
Di sisi lain, Qisthas sangat menyukai pasta sebab saat kecil dia suka membuat pasta mainan.
Qisthas pun memutuskan memasak pasta di MasterChef Indonesia 11 saat ajang kompetisi dimulai.
Alhasil, pasta buatannya berhasil mengantarkan Qisthas mendapatkan apron putih.
Qisthas sukses menyabet dua Yes dari Chef Arnold dan Chef Renatta.
Kebahagiaan Qisthas mendapatkan apron putih menular kepada orangtuanya yang telah menunggu di luar galeri.
Mereka juga ikut bergembira saat menunggu anaknya dapat apron MasterChef Indonesia 11.
Seketika, Qisthas langsung dipeluk oleh sang ibu yang ikut menemani putrinya audisi.
Ibu Qisthas tampak tersenyum haru melihat putrinya kenakan apron putih yang menandakan kalau sang anak lolos ke tahap selanjutnya
(Tribunabatam.id/ Karunia Rahma Dewi)
Baca juga: MasterChef Indonesia 11 Mulai Tayang, Nick Kontestan Asal Batam Lolos Babak Audisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Qisthas-lolos-ke-babak-MasterChef-Indonesia-11.jpg)