Kamis, 30 April 2026

KECANTIKAN

Kenali Ciri-ciri Sunscreen Kedaluwarsa yang Berbahaya Bagi Kesehatan Kulit

Sunscreen dapat mengantispasi sinar UV matahari bila terpapar pada kulit. Sunscreen yang sudah melewati masa pemakaiannya berbahaya bagi kulit.

Tayang:
Freepik
Ilustrasi memakai sunscreen 

TRIBUNBATAM.id - Cara mendeteksi sunscreen kedaluwarsa dengan mengetahaui ciri-cirinya.

Menggunakan sunscreen merupakan salah satu tahapan dalam menggunakan skincare agar kulit wajah sehat.

Sunscreen dapat mengantispasi sinar UV matahari yang berbahaya bila terpapar pada kulit.

Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan sunscreen adalah masa kedaluawarsanya.

Sunscreen yang sudah melewati masa pemakaiannya tidak hanya kurang efektif namun juga bisa berbahaya untuk kesehatan kulit.

"Konsekuensi terpenting adalah Anda tidak akan mendapatkan perlindungan penuh dari sinar matahari jika tabir surya Anda rusak," kata Kelly Dobos, MSc, MBA, ahli kimia kosmetik dan asisten profesor di Universitas Cincinnati.

Baca juga: Lindungi Kulit dari Kanker, Ini Deretan Manfaat Memakai Sunscreen di Dalam Ruangan

Baca juga: 5 Tips Cegah Keriput di Usia Muda, Jangan Lewatkan Sunscreen

Selain itu, bahan tertentu yang terkandung dalam produk itu bisa rusak sehingga membuat kulit iritasi, pecah-pecah dan memicu sensasi terbakar.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS merekomendasikan agar kita menganggap suatu produk tabir surya kedaluwarsa tiga tahun setelah dibeli.

Prinsip sederhana ini bahkan berlaku jika kita belum membukanya sama sekali atau tidak menemukan tanggal kedaluwarsanya di kemasan.

Dobos menambahkan jika masa pakai sunscreen yang disimpan di mobil atau area terpapar panas sepanjang hari juga cenderung lebih pendek.

"Panas dapat membuat tabir surya lebih cepat rusak," jelasnya.

Mengenali sunscreen kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa yang tertera di kemasan produk sunscreen menjadi acuan utama kita untuk memastikan kelayakan produk tersebut.

Namun jika tulisannya sudah tak lagi terbaca atau sulit ditemukan, ada sejumlah ciri-ciri yang bisa dikenali.

  • Warna

Dobos mengatakan kita sebenarnya bisa mengetahui masa kedaluwarsa dengan mata telanjang.

"Jika formula awalnya berwarna putih — di beberapa tabir surya mineral — mungkin tampak lebih redup atau memiliki warna kekuningan saat kedaluwarsa," terangnya.

  • Tekstur

Tanda lain dari tabir surya yang rusak adalah perubahan konsistensi.

Cobalah mengeluarkan sedikit produk tersebut dan kenali kondisi teksturnya.

Misalnya, adakah gumpalan, bongkahan yang mencurigakan, teksturnya lebih encer dari biasanya atau formula yang telah terpisah.

Jika terdapat salah satu tanda-tanda tersebut, disarankan untuk segera membuangnya.

"Jika Anda dapat melihat lapisan minyak yang berbeda atau losion Anda tidak lagi berupa emulsi krim yang konsisten, kemungkinan itu tidak baik lagi," kata Dobos.

Baca juga: Tips Mengatasi Iritasi pada Kulit Wajah Akibat dari Pemakaian Skincare

Baca juga: Kulit Wajah Kusam Bikin Tidak Percaya Diri, Ketahui 5 Pemicunya

  • Aroma

Produk dengan kandungan SPF ini sebenarnya jarang memiliki aroma tertentu.

Namun jika baunya mencurigakan maka sebaiknya hindari untuk menggunakannya.

"Tetapi tanda-tanda asam atau funkiness, yang membuat Anda ragu, merupakan indikasi bahwa tabir surya Anda sudah melewati tahun-tahun baiknya," ungkap Dobos.

Ia juga mengingatkan untuk segera membuang sunscreen yang sudah terlalu lama sehingga kita lupa kapan membelinya.

"Jika Anda benar-benar tidak dapat mengingat kapan Anda membelinya, kemungkinan besar itu terlalu tua dan tidak sebanding dengan risiko kesehatannya," tandasnya.

(*/TRIBUNBATAM.id)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved