Jumat, 8 Mei 2026

PENGANIAYAAN DI KARIMUN

Cucu di Karimun Aniaya Kakek Sendiri, Polisi Tunggu Hasil Dokter Ahli Kejiwaan

Kasus penganiayaan di Karimun oleh cucu terhadap kakeknya sendiri masih dalam penyelidikan polisi. Mereka masih menunggu hasil pemeriksaan dokter.

Tayang:
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PENGANIAYAAN DI KARIMUN - Pelaku penganiayaan di Karimun, Yadi Arefi (23) saat diikat warga sesudah menganiaya kakeknya sendiri, Rabu (6/9/2023). Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter kejiwaan RSUD Muhammad Sani. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dokter ahli kejiwaan terkait penganiayaan di Karimun yang sedang mereka tangani.

Kasus penganiayaan di Karimun oleh Yadi Arefi (23) sebelumnya viral setelah ia tega menganiaya Abdullah Hura (84), kakeknya sendiri.

Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, selama di dalam sel tahanan kondisi pelaku terpantau baik meskipun sesekali terlihat melamun.

"Sampai dengan saat ini penyidik masih berkoordinasi dengan RSUD Muhammad Sani terkait hasil visum dari korban sekaligus pelaku dari ahli kejiwaan," ujar AKP Kumala Enggar Anjarani, Senin (18/9/2023).

Saat ini, pelaku juga masih mengkonsumsi tiga jenis obat kejiwaan yang diberikan petugas piket saat waktu makan siang.

Pelaku di duga alami gangguan kejiwaan yang telah menahun. Bahkan sempat mendapat laporan dari Dinas Sosial pada Februari 2023 lalu.

Bahkan, Dinas Sosial Karimun juga sempat menyarankan agar pelaku dapat penanganan intensif dari Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru Riau.

"Karena memang pihak keluarga masih mengirimkan secara rutin obat, dan kami juga memerintahkan agar tidak lupa diberikan kepada pelaku saat makan siang," ujarnya.

Penganiayaan di Karimun itu sebelumnya terjadi di kawasan RT 03 RW 03 Kampung Suka Jaya, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral.

Itu terjadi saat Abdullah sedang duduk di depan rumahnya.

Kemudian, korban dihampiri oleh pelaku yang ketika itu datang membawa sebilah parang panjang.

Tanpa ada perdebatan, pelaku tiba-tiba langsung membacok leher korban dengan parang panjang tersebut.

"Pelaku langsung diamankan warga sekitar dengan di ikat di kayu penyanggah teras di rumahnya. Sebelum akhirnya kami jemput oleh personel Polsek Meral untuk di amankan," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved