Selasa, 21 April 2026

PERANG HAMAS VS ISRAEL

China Tuding Tindakan Israel Melebihi Upaya Membela Diri

Pemerintah China menyatakan sikap jika tindakan Israel di Gaza melampaui upaya pembelaan diri. Korban tewas perang Hamas vs Israel dekati 4000 jiwa

MOHAMMED ABED / AFP
Seorang pemuda Palestina bereaksi ketika dia duduk di reruntuhan rumah yang hancur menyusul serangan militer Israel di kamp pengungsi Rafah, di selatan Jalur Gaza pada 15 Oktober 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. 

CHINA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah China menyatakan sikap jika tindakan Israel di Gaza melampaui upaya pembelaan diri.

China mendesak Israel menghentikan upaya blokade terhadap rakyat Gaza.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan hal ini melalui telepon kepada rekannya dari Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, pada hari Sabtu.

“Tindakan Israel telah melampaui lingkup pembelaan diri,” kata Wang, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri.

“Mereka harus mendengarkan dengan sungguh-sungguh seruan masyarakat internasional dan Sekretaris Jenderal PBB, dan menghentikan hukuman kolektif terhadap rakyat Gaza,” tambahnya, dalam sikap terkuat yang diungkapkan Tiongkok sejauh ini mengenai konflik tersebut.

Israel menyerukan lebih dari 1 juta penduduk Gaza utara untuk mengungsi ke selatan.

Baca juga: Israel Tingkatan Serangan Militer, Kembali Serukan Penduduk Gaza Utara Mengungsi ke Selatan

Seruan itu berkaitan akan dilakukannya peningkatan eskalasi serangan.

PBB mengataan eksodus akan memicu bencana kemanusiaan.

Delapan hari perang Israel vs Hamas, korban tewas mendekati angka 4.000 orang di kedua belah pihak pada Minggu (15/10/2023).

Kementerian Kesehatan Gaza pada Minggu melaporkan, serangan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 2.450 orang sejak serangan Hamas ke Israel selatan dimulai pada Sabtu (7/10/2023).

Kementerian yang dikuasai Hamas itu menambahkan, sebanyak 9.200 orang lainnya juga terluka ketika Israel melanjutkan kampanye udara terhadap target-target di wilayah Jalur Gaza.

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel pada Minggu, menyebut lebih dari 1.400 orang telah tewas di Israel sejak Hamas menyerang.

"Lebih dari 1.400 orang tewas (dan) lebih dari 120 orang Israel diculik oleh Hamas sejak serangan 7 Oktober," kata Tal Heinrich, Juru bicara kantor PM Israel kepada para wartawan, dikutip dari AFP. Dengan ini, jumlah korban tewas dalam perang Hamas-Israel di kedua belah pihak sudah mencapai 3.850 orang.

Wang mengatakan kepada Pangeran Faisal bahwa “Semua pihak tidak boleh mengambil tindakan apa pun untuk memperburuk situasi dan harus kembali ke meja perundingan sesegera mungkin”.

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved