Kamis, 28 Mei 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Antrean Beli BBM di Tanjungpinang Masih Terjadi, Pemko Ungkap Penyebabnya

Antrean beli BBM di Tanjungpinang masih terjadi sejak sebulan terakhir. Pemko Tanjungpinang mengungkap penyebabnya.

Tayang:
TribunBatam.id/Rahma Tika
ANTREAN BELI BBM DI TANJUNGPINANG - Kendaraan yang sedang mengantri untuk mengisi BBM di salah satu SPBU Kota Tanjungpinang, Selasa (17/10/2023). Pemko Tanjungpinang memberi atensi terkait antrean beli BBM di Tanjungpinang ini. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Antrean beli BBM di Tanjungpinang yang sering terjadi di sejumlah SPBU masih terjadi.

Diketahui bahwa antrean kendaraan yang mengisi BBM sudah hampir terjadi satu bulan belakangan.

Akibatnya kendaraan jenis truk, lori, harus mengantre hingga berjam-jam.

Bahkan mereka bisa mengantre selama tiga jam, di mana satu hari mereka hanya dibatasi 30 liter BBM.

Hingga saat ini pihak kepolisian yang melakukan patroli di beberap titik lokasi SPBU, belum menemukan adanya pengendara yang menyalahi aturan pengisian BBM jenis solar.

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang buka suara terkait antrean beli BBM di Tanjungpinang.

Baca juga: PPTK Fly Over Tanjungpinang Temui Mahasiswa yang Demo di Depan Kantor Gubernur

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang, Zulhidayat menjelaskan jika kondisi kuota dan transisi pengunaan Fuel Card ke My Pertamina terpenuhi hingga akhir tahun.

Terkait kondisi antrean kendaraan di SPBU, Zulhidayat mengatakan jika pihak operator SPBU menjelaskan jika mereka tidak dapat mencegah tindakan pengemudi.

Ia menyebut bahkan ada pengemudi yang mengunakan kendaraan yang sama dengan nomor Fuel Card yang berbeda karena adanya pengancaman dari oknum pengemudi.

Dengan dalih mereka telah mengunakan Fuel Card My Pertamina.

"Info dari Pertamina bahwa tugas pengawasan pendistribusian BBM di pihak Pertamina oleh BPH Migas dapat bekerja sama dengan tim keamanan yakni TNI dan Polri untuk meminimalisir adanya pelangsir," kata Zulhidayat,” Selasa (17/10/2023).

Sementara itu Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan pihak terkait untuk menangani adanya pelangsir BBM.

“Kami harapkan penyaluran BBM bisa lancar dan tidak ada antrian cukup panjang lagi di setiap SPBU,” kata Hasan.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Naik, Petugas SPBU Tanjungpinang Catat Nomor Kendaraan

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan jika anggota Sat Sabhara intens patroli.

Jika ditemukan antrian pengisian BBM panjang kita akan minta petugas SPBU untuk mengisi cepat.

Sementara untuk durasi pengisian BBM 30 liter membutuhkan waktu sekitar 60 hingga 65 detik.(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved