TANJUNGPINANG TERKINI
Pj Wali Kota Hasan Tanggapi Rencana Indomaret dan Alfamart Masuk Tanjungpinang
Indomaret dan Alfamart dirasa belum dibutuhkan di Tanjungpinang dengan pertimbangan dampak pertumbuhan retail lokal sendiri
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan menyebut, pihaknya belum terima laporan perizinan terkait rencana masuknya investasi ritel nasional, Indomaret dan Alfamart.
Perizinan ini biasanya akan masuk ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanjungpinang.
Saat ini Indomaret dan Alfamart dirasa belum dibutuhkan di Tanjungpinang dengan pertimbangan dampak pertumbuhan retail lokal sendiri.
“Bukan menolak investor yang ingin masuk di Kota Tanjungpinang, tetapi harus dipilah dan melalui kajian yang matang agar tidak terjadi masalah di kemudian hari," ucap Hasan, Kamis (2/11/2023).
Diketahui saat ini terdapat 87 minimarket atau supermarket yang terdata dan aktif di Tanjungpinang. Pemko Tanjungpinang akan berupaya berkolaborasi dengan pemilik retail yang telah ada untuk dilakukan pembenahan, agar keberadaannya terus berkembang dan mampu bersaing.
Hasan menambahkan, pembenahan dimaksud menyangkut beberapa aspek mulai dari percepatan digitalisasi daerah untuk retail, melakukan inovasi ekonomi kreatif dengan revitalisasi tampilan, memperhatikan jumlah dan upah karyawan, hingga pemberdayaan UMKM pada retail yang telah ada tersebut.
Baca juga: Rencana Indomaret dan Alfamart Masuk Tanjungpinang, Pemko Sebut Perlu Kajian
Seperti dengan percepatan penerapan dan perluasan sistem digitalisasi terhadap swalayan yang ada. Itu untuk menambah daya tarik masyarakat dan memberi kemudahan untuk berbelanja.
Termasuk melakukan inovasi ekonomi kreatif dan revitalisasi tampilan supermarket agar lebih menarik dan nyaman.
Dengan strategi dalam pengelolaannya, diharapkan akan mampu mengimbangi dengan retail nasional.
Selain itu Hasan juga menyampaikan untuk memperhatikan dalam penyesuaian upah karyawan yang harus sesuai dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK).
Pemko Tanjungpinang juga turut memperhatikan dan mencari solusi yang baik terkait upah yang diterima oleh karyawan.
Karena hal ini berkaitan dengan kesejahteraan, yang berkaitan dengan upaya pemerintah dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
Untuk mendukung dan mendorong kemajuan pelaku usaha kecil menengah, perlunya kolaborasi dengan retail yang telah ada dengan pemberdayaan produk UMKM untuk dipasarkan di seluruh minimarket, swalayan, atau supermarket agar peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang semakin baik. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21102023Pj-Wako-Tanjungpinang.jpg)