TANJUNGPINANG TERKINI
Stunting di Tanjungpinang serta Upaya Pemko Menekannya Lewat Bantuan Beras
Stunting di Tanjungpinang masih jadi perhatian Pemko. Bantuan beras diklaim ampuh untuk menekan angka stunting di ibu kota Kepri itu.
TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG - Pemko Tanjungpinang mulai menyalurkan beras cadangan pangan kepada warga yang membutuhkan.
Sebanyak 7.280 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri mendapat bantuan itu.
Pemko Tanjungpinang sudah mempersiapkan 72,8 ton beras, dimana masing-masing KPM akan mendapatkan 10 kilogram.
"Untuk Kelurahan Tanjung Unggat ada 616 KPM menerima bantuan cadangan pangan dengan total 6,1 ton beras," ucap Pj Wali Kota, Hasan, Sabtu (4/11/2023).
Hasan menyebutkan selain menyalurkan beras cadangan pangan, juga disalurkan bantuan untuk program penanganan kasus stunting.
Bantuan ini berupa susu dan vitamin untuk diserahkan kepada 100 anak yang mengalami stunting dan 50 ibu hamil untuk pencegahan stunting.
Hasan menuturkan, penurunan angka stunting merupakan tugas yang diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo, agar dituntaskan selama menjadi Pj Wali Kota Tanjungpinang.
Saat ini, angka stunting di Tanjungpinang sebanyak 15,7 persen.
"Sesuai target kita harus menurunkan angka stunting dibawah 14 persen. Dengan dukungan semua stakeholder dan masyarakat kita harapkan angka stunting bisa turun," kata Hasan.
Sementara itu Gubernur Provinsi Kepri, Ansar yang juga hadir saat penyaluran beras ke warga mengatakan kehadirannya untuk mengawasi dan bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos Tanjungpinang.
“Karena saya ada waktu kita sama - sama menyerahkan bantuan ini karena ini program baik untuk masyarakat, mudah - mudahan ini berjalan lancar,” kata Ansar.
Program penyaluran beras cadangan pangan ini akan diperpanjang hingga Maret 2024.(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Upaya-Pemko-tekan-stunting-di-Tanjungpinang.jpg)