Kamis, 23 April 2026

Warga Karimun Serbu Bazar Pangan Murah di Kawasan Perumahan Bellavista Hari Ini

Warga Karimun antusias membeli sejumlah kebutuhan pokok di lapak bazar pangan murah yang digelar di Kompleks Perumahan Bellavista, Selasa (14/11)

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Yeni Hartati
Warga Karimun antre secara tertib untuk membeli beras bulog SPHP dalam bazar pangan murah di Kompleks Perumahan Bellavista, Kabupaten Karimun, Selasa (14/11/2023) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Warga Karimun silih berganti mendatangi lapak bazar pangan murah di Kompleks Perumahan Bellavista, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Bazar pangan ini diselenggarakan Dinas Perindag Provinsi Kepri dibantu Dinas Perindag Karimun, kelompok tani wanita, serta distributor Bulog.

Dari pantauan Tribunbatam.id di lapangan, gerakan bazar pangan murah hanya dibuka satu hari sejak pagi pukul 7.30 WIB, Selasa (14/11/2023).

Warga Karimun yang didominasi kaum ibu rumah tangga banyak yang membeli kebutuhan pokok di bazar pangan murah tersebut.

Mereka antre dengan tertib dipandu petugas di lapangan. Tujuannya agar warga tidak saling serobot untuk mendapatkan barang.

Adapun berbagai jenis bahan pokok yang dijual di pasar murah ini di antaranya, minyak goreng Rp 13.500 ribu, beras bulog SPHP Rp 51.250, telur ayam per papan Rp 46 ribu.

Kemudian mi instan per 5 bungkus Rp 6 ribu, gula pasir Rp 15 ribu, tepung mila Rp 10.400, cabai merah Rp 84 ribu per kilo, cabai rawit Rp 84 ribu, bawang merah Rp 30 ribu.

Baca juga: Semarak HUT Karimun, Disperindag Akan Gelar Bazar Pangan Murah Gandeng Provinsi

Subkor Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Kepri, Hamka Lubis mengatakan, gerakan pangan murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas di pasaran.

"Dengan gerakan pangan murah ini tidak ada intervensi lonjakan harga di pasaran yang menyebabkan masyarakat kita terbebani," ujar Hamka Lubis.

Hamka menambahkan, ada selisih harga yang dijual di bazar kisaran Rp 2 sampai Rp 5 ribu untuk masing-masing komoditi.

Bahkan, pada tahun ini Pemprov Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah menyelenggarakan sebelas kali gerakan pangan murah yang tersebar di berbagai daerah di Kepri.

"Untuk Karimun ini yang kedua kali pada tahun 2023 ini. Anggaran kegiatan ini dari pusat melalui anggaran dekonsentrasi Badan Pangan Nasional," ujarnya.

Seorang warga yang juga pengujung bazar pangan murah, Tika mengungkap, sebagian komoditi yang dijual di bazar itu ada yang murah, ada juga yang sama dengan harga pasaran.

Baca juga: Warga Karimun Padati Bazar Pangan Murah Kodim 0317 TBK, Harga Jual Lebih Murah

"Kalau untuk cabai sama seperti di pasar, kalau Bulog memang ada selisih Rp 6 ribu lah. Biasanya Rp 57.500 per 5 kilo, ini Rp 51.250," ujar Tika.

Tika mengaku tak tahu sebelumnya kalau ada bazar pangan murah. Ia datang ke lokasi itu karena kebetulan melewati Jalan Sudirman Poros, setelah pulang dari Pasar Puan Maimun.

"Enggak tahu kalau ada bazar soalnya sudah belanja duluan. Tapi jadilah dapat beras murah, lumayan untuk stok juga selagi ada yang murah," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved