Rabu, 29 April 2026

Viral Jalan Keramik di Medan Dekat Rumah Gubernur Sumut Ancam Nyawa Pengendara

Polisi dilaporkan berjaga dekat jalan keramik di Medan yang viral di medsos untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

TribunBatam.id via Instagram @folkshitt
JALAN KERAMIK DI MEDAN - Tangkap layar pemotor yang nyaris terjatuh saat melewati jalan keramik di Medan, tepatnya dekat area rumah dinas Gubernur Sumut. Jalan tersebut dilaporkan berubah licin apalagi saat turun hujan. 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Viral di medsos pengendara motor yang nyaris celaka saat melewati jalan berkeramik di simpang empat lampu merah, Selasa (21/11/2023).

Dalam video yang viral di medsos itu, tampak kondisi jalan yang basah akibat turun hujan.

Seorang pengendara motor pria yang melintas di jalan berkeramik itu bahkan hampir terjatuh.

Beruntung, badannya sigap memegang sepeda motornya yang hampir menyentuh jalan berkeramik itu.

Ia pun melanjutkan perjalanannya.

Jalan keramik yang mengancam nyawa pengendara motor itu ternyata berada di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), tepatnya di Jalan Sudirman.

Baca juga: Wanita Asal Medan Diculik di Malaysia saat Liburan Gegara Suami Punya Utang

Proyek jalan itu milik Pemko yang berlokasi di depan area rumah dinas Gubernur Sumut, atau Simpang Empat Jalan Sudirman-Cik Ditiro.

Kondisi keramik yang tertempel pada jalan tersebut bergerigi.

Seorang pengendara roda dua, Hari mengatakan, sejak jalan Sudirman selesai diperbaiki dengan keramik, jalan menjadi licin.

Apalagi dikatakan seorang ojek online ini mengaku terburu-buru jika berkendara sebab ia harus mengejar target.

"Kami kan ngejar target juga jadi terburu-buru ada yang jatuh di sini (kawan saya)," jelasnya.

Menurut Hari, dari informasi yang ia dengar jalan Sudirman akan disemen bukan keramik.

Hari berharap, jalan tersebut diperbaiki secepatnya oleh Pemko Medan.

"Mudah-mudahan diperbaiki lah atau diganti lagi, jangan seperti ini," jelasnya.

Baca juga: Jalan di Batam Ini Kembali Makan Korban Hingga Viral di Medsos

Hal senada juga diungkapkan oleh Gifari.

Menurutnya sejak selesainya proyek Jalan Sudirman ini ia sudah memiliki firasat akan banyak korban yang jatuh di jalan tersebut.

"Saya semalam lewat sini juga sudah prediksi juga sempat bincang-bincang sama kawan pasti ada yang jatuh. Karena saat kita lewat pasti licin," jelasnya.

Menurut Gifari, setiap kendaraan melewati jalan keramik, pasti akan licin.

"Karena dimana-mana kalau keramik dilewati setiap pengendara pasti licin. Buktinya semalam ada video viral juga bahwasannya ada pengendara yang terjatuh," jelasnya.

Gifari mengatakan, adanya jalan yang dikeramik di Jalan Sudirman ini tidak bermanfaat untuk pengendara.

"Kalau untuk pengendara ini tidak ada manfaatnya. Karena untuk jalan lintas seperti ini tidak ada dianjurkan untuk menggunakan keramik," jelasnya.

Untuk itu Gifari berharap kepada Pemerintah Kota Medan untuk membongkar kembali keramik.

"Saya berharap ini dibongkar aja lagi. Karena di khawatirkan membuat pengendara celaka dan pembangunan ini tidak bermanfaat sama sekali," jelasnya.

Petugas Satlantas Polrestabes Medan dilaporkan berjaga di area simpang Jalan Sudirman.

Baca juga: Sabu Sabu Asal Malaysia Masuk Batam, Polisi Tangkap Pemesannya di Medan

Mereka membawa pengeras suara dan setiap kondisi arus lalu lintas padat mereka meminta pengendara roda dua untuk berhati hati.

"Untuk kendaraan roda dua agar kurangi kecepatan, karena kondisi jalan licin," ucap anggota Satlantas yang berjaga dengan menggunakan pengeras suara berkali-kali.

Menurut anggota Satlantas Polrestabes Medan Bripda Ihdam zulfikri mengatakan sudah ada satu pengendara yang hampir terjatuh saat melintas di area tersebut.

"Sudah ada yang hampir jatuh tadi pagi. Hal itu di sebabkan pengendara membawa kendaraannya dengan kencang. Sementara kondisi jalan habis kena hujan sehingga jalan yang dikeramik ini semakin licin," jelasnya.

Menurutnya pihaknya baru mendapat informasi hari ini banyak kendaraan yang hampir terjatuh di Jalan Sudirman.

"Makanya ini kita berjaga di sini. Nanti ada sistem shift yang berjaga dari pagi hingga ke pagi lagi," jelasnya.

Disinggung mengenai kondisi jalan yang dikeramik apakah sudah sesuai dengan aturan lalu lintas yang berlaku, Idham enggan menjawab.

"Kalau itu silahkan tanya langsung ke pihak Gubernur atau Pemko," jelasnya.

Pastinya dikatakan Idham tidak ada perubahan arus lalu lintas sejak dibukanya kembali Jalan Sudirman.

"Tidak ada perubahan arus lalu lintas. jalan Mongonsidi dan Pattimura tetap bisa dilintasi dua arah. Kemudian dari Jalan Sudirman ke Mongonsidi juga sudah bisa dilewati," terangnya.

Hanya saja dikatakan Idham, Jalan Sudirman ke Pattimura ditutup sementara. Sebab masih ada pembangunan jalan yang belum selesai.

Terkait jalan keramik di Medan yang viral di medsos, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK), Topan Obaja Ginting belum memberikan keterangannya.

Sekretaris SDABMBK, Willy Irawan belum merespons konfirmasi dari TribunMedan.com hingga saat berita ini diturunkan.(TribunBatam.id) (TribunMedan.com/Anisa Rahmadani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved