MASTERCHEF INDONESIA

Nasib Gio setelah Menang MasterChef Indonesia 10, Kini Punya Restoran Bakmi

Giovanni Vergio alias Gio kini punya kesibukan baru setelah menjuarai kompetisi MasterChef Indonesia 10. Dia membuka restoran bakmi.

Instagram @gio.mci10
Foto terbaru Gio setelah menjuarai MasterChef Indonesia 10, melansir Instagram @gio.mci10, Rabu (18/1/2024). 

TRIBUNBATAM.id - Giovanni Vergio kini punya kesibukan baru setelah menjuarai kompetisi MasterChef Indonesia 10.

Rupanya, Gio semakin fokus menekuni dunia kuliner.

Belum lama ini, Gio sukses membuka restoran bakmi.

Pria berdarah Tionghoa ini begitu bahagia bisa membuka restorannya sendiri.

Apalagi dia dan istrinya, Natasha Mannuela, sama-sama suka makan bakmi.

Gio dan istri kini baru saja membuka restoran bakmi dan kopi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tempat makan itu diberi nama Restoran Bakmi dan Kopi SELALOE.

Baca juga: Gio MasterChef Indonesia 10 Dua Tahun Lebih Muda dari Adik Iparnya

Meski sangat suka bakmi, Gio tak menampik jika membuat hidangan itu bukan hal yang mudah.

Butuh waktu lama bagi Gio untuk menemukan resep bakmi dengan cita rasa yang lezat dan otentik.

Namun, akhirnya Gio berhasil menciptakan resep hidangan lezat yang dia beri nama menu Bakmi Sultan.

"Kita (Gio dan Natasha) berdua suka makan bakmi. Jadi seperti lama menentukan resep yang pas. Kita coba banyak makan bakmie, ada kurang ini, itu. Cari yang pas," ujar Gio saat ditemui di Restoran Bakmi dan Kopi SELALOE, Jakarta, Senin (15/1/2024).

Gio MasterChef Indonesia 10 bersama tim Bakmi Selaloe
Gio MasterChef Indonesia 10 bersama tim Bakmi Selaloe (Instagram @gio.mci10)

Kakak ipar Joshua Suherman ini mengatakan, nyaris 1 tahun mempersiapkan restoran bernuansa rumah jadul ini.

Mulai dari pemilihan tempat, renovasi, RnD produk hingga soft opening.

"Hampir setahun. Ternyata bikin restoran banyak sekali yang harus disiapkan.Beruntung kita dapat partner yang klop banget karena ini restoran pertama bagi kami," tambah Natasha.

Selain resep bakmi, resep minuman teh tawar pun harus diramu dengan pas.

Meski sudah punya pengalaman dibidang masak-memasak, meramu teh tawar yang enak konsumsi ternyata cukup sulit.

Baca juga: 4 Fakta Baru Gio Usai Jadi Juara MasterChef Indonesia 10, Liburan dan Aktif Ngonten

"Es teh tawar itu bukan sesimpel yang kita bayangkan mudah membuatnya. Aku perlu masukan banyak orang untuk membuat teh tawar yang enak," ujar pria berusia 30 tahun ini.

Di sisi lain, Gio diam-diam sempat mengalami trauma memasak nasi karena mendapatkan nilai terburuk dari juri Chef Juna, Chef Arnold dan Chef Renatta.

Pada episode Offisite di MCI 10, Gio mendapat nilai terburuk karena gagal membawa tim menang di penilaian TNI AL.

Kesalahan terbesar di antara timnya adalah nasi yang tidak matang atau terlalu keras.

Sehingga Wina yang bertanggung jawab di challenge tersebut mendapat vote kesalahan terbanyak.

Namun kesalahan itu memacunya untuk lebih baik hingga menjadi juara.

Kini, Gio pun fokus menjalankan bisnis barunya setelah keluar sebagai juara MasterChef Indonesia 11.

Baca juga: Potret Kebersamaan Gio MCI 10 dengan Joshua Suherman dan Clairine Clay saat Syuting

(tribunbatam.id)

Baca berita Tribun Batam lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved