KAPAL TERBAKAR DI BATAM

Subkon PT Batamitra Sejahtera Sebut Penyebab Kebakaran Diduga Human Error

Karena saat kejadian tidak ada pekerja yang sedang mengerjakan perbaikan kapal, dan listrik sudah dimatikan semuanya.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
TKP - TKP kebakaran kapal di PT Batamitra Sejahtera, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Senin (19/2/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Subkontraktor PT Batamitra Sejahtera, Ibrahim mengatakan kebakaran yang terjadi pada Kapal MV Sumber Sukses Utama yang sedang perbaikan diduga disebabkan oleh human error.

Ia menampik adanya konsleting listrik, karena saat kejadian tidak ada pekerja yang sedang mengerjakan perbaikan kapal, dan listrik sudah dimatikan semuanya.

"Penyebab api karena human error saat pengerjaan. Dari pengerjaan yang dilakukan, itu kan muncul percikan seperti bara yang kecil-kecil, nah di tempat tersebut berbahan polipom yang mudah terbakar," ujar Ibrahim saat dijumpai di PT Batamitra Sejahtera, Senin (19/2/2024).

Ia melanjutkan dari percikan kecil-kecil yang ditimbulkan karena pengelasan menyebabkan polipom yang menjadi bahan dasar tempat penyimpanan ikan terbakar.

"Polipom ini kan mudah terbakar kalau kena api, jadi awalnya memang perambatannya lambat, pas saat pekerja istirahat barulah itu muncul asap hitam dan ketahuan terbakar," kata Ibrahim.

Baca juga: Wan Siswandi Perintahkan Seluruh OPD Lakukan Percepatan Pembangunan di Natuna

Baca juga: Kantor Kepala Desa Terbakar, 20 Menit Api Berhasil Dipadamkan Petugas

Dia melanjutkan untuk sebab pasti kebakaran, pihaknya masih menunggu proses pemadaman selesai dilakukan, karena kepulan asap tebal dari polipom yang terbakar masih membumbung di udara.

Sedangkan petugas pemadam kebakaran masih berjibaku dilokasi.

Terpantau mobil pemadam kebakaran juga terus berdatangan hingga pukul 17:30 WIB, tangki suplly air juga silih berganti memberikan bantuan air ke mobil damkar yang saat ini tengah menjinakkan api.

Penyiraman air oleh damkar dilakukan dari bagian atas kapal, sebab bagian ataslah yang menjadi akses dapat menembus ke dalam. 

Informasi yang Tribun Batam himpun, kapal ini merupakan salah satu kapal yang digunakan untuk mengangkut ikan ke negara tetangga, yakni ekspor ikan ke Thailand.

Pengerjaan perbaikan kapal juga telah hampir rampung yakni sekitar 80 persen pengerjaan. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca berita lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved