DOA
Sholat Dhuha Dianjurkan Setiap Hari Sesuai Hadist, Berikut Bacaan Doa Dhuha
Sholat Dhuha Dianjurkan untuk dilakukan setiap hari di waktu sesuai degnan hadist Nabi shalallahu ‘alaihu wa salam, berikut bacaan doa dhuha
TRIBUNBATAM.id - Salah satu sholat sunnah yang dianjurkan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam untuk umatnya adalah sholat dhuha.
Ada banyak alasan kenapa sholat dhuha itu perlu seperti tertuang dalam sejumlah hadist Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
Di antaranya adalah orang yang melaksanakan sholat dhuha akan mendapatkan ganjaran istimewa dari Allah Subhanahu wa ta’ala.
Seperti hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan HR Tirmidzi dan Abu Majah, yang bunyinya:
"Barang siapa shalat dhuha 12 rakaat, AllahSubhanahu wa ta’ala akan membuatkan untuknya istana di surga."
Baca juga: Keutamaan Sholat Dhuha, Tata Cara hingga Bacaan Doa Dhuha, Simak Hadist-nya
Hadist lain yang diriwayatkan HR Muslim dari Abi Zar, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Setiap pagi ada kewajiban untuk bersedekah untuk tiap-tiap persendian (ruas). Tiap-tiap tasbih adalah sedekah, riap-tiap tahlil adalah sedekah, tiap-tiap takbir adalah sedekah, dan menganjurkan kebaikan serta mencegah kemungkaran itu sedekah. Cukuplah menggantikan semua itu dengan dua raka'at salat dhuha.” (HR Muslim)
Ada beberapa alasan penting mengapa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam menganjurkan umatnya melaksanakan sholat dhuha.
1. Sedekah tubuh
Manusia memiliki 360 persendian, dan setiap harinya seluruh persendian itu harus mengeluarkan sedekah.
Sedekah ini bisa dikeluarkan dengan mengucapkan beberapa kalimat tasbih.
Baca juga: Bacaan Doa Dhuha Setelah Sholat Dhuha, Simak Keutamaan Sholat Dhuha Sesuai Hadist
Cara yang paling mudah dan praktis, adalah melaksanakan sholat dhuha.
Sholat dhuha sebanyak 2 raka’at saja, kamu sudah mengganti sedekah untuk seluruh persendian kamu.
Dari Abu Dzar radhiallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda,
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ ، وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى (رواه مسلم، رقم 1181) .
“Pada setiap persendian kalian harus dikeluarkan sedekahnya setiap pagi; Setiap tasbih (membaca subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (membaca Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (membaca Lailaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (membaca Allahu Akbar) adalah sedekah, amar bil ma’ruf adalah sedekah, nahi ‘anil munkar adalah sedekah. Semua itu dapat terpenuhi dengan (shalat) dua rakaat yang dilakukan di waktu Dhuha.” (HR. Muslim)
Baca juga: Amalkan Yuk, Sholat Dhuha Setiap Pagi, Hafal Doa Dhuha dan Pahami Artinya
2. Diampuni dosa
Allah Subhanahu wa ta’ala memang Maha Pengampun, dosa umat-Nya akan diampuni jika bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.
Selain itu dengan sholat dhuha, Allah Subhanahu wa ta’ala juga akan mengampuni dosa-dosa kita.
3. Diberi kecukupan rezeki
Semua orang di dunia ini, selalu berharap mendapat rezeki berlimpah.
Dengan rezeki yang banyak, tidak hanya bisa memenuhi semua kebutuhan sehari-hari juga bisa dimanfaatkan untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
Dalam ajaran Islam sendiri, ada beberapa amalan yang bisa dikerjakan untuk mengundang rezeki yang berlimpah, sholat Dhuha adalah salah satunya.
Seperti hadist yang diriwayatkan Nu’aim bin Hammad Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihu wa salam bersabda,
Baca juga: Jumlah Rakaat Sholat Dhuha Berdasarkan Hadist, Simak Juga Doa Dhuha Beserta Artinya
قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ
“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad)
Dari hadist di atas, sudah jelas bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala meminta kita untuk tidak meninggalkan sholat dhuha, meski sholat satu ini tidak wajib untuk dikerjakan.
Karena dengan melaksanakan ibadah sholat dhuha ini, kebutuhan kita insyaAllah akan tercukupi.
Tata Cara Shalat Dhuha (duha )
Seperti shalat wajib, shalat dhuha juga diawali dengan membaca niat.
Niat sholat dhuha bisa diikuti seperti yang tertulis di bawah ini:
أصلي سنة الضحى ركعتين لله تعالى الله أكبر
Ushallii sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.
Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala. Allah Mahabesar.”
Shalat dhuha dikerjakan dua rakaat seperti shalat wajib.
Di setiap raka’at wajib membaca doa Iftitah kemudian dilanjutkan dengan surat Al-Fatihah.
Setelah membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membawa surat pendek yang sudah dihafal.
Namun dianjurkan atau lebih baik surat pendeknya membaca surat Ad-Dhuha di raka’at pertama, dan surat Asy-Syams pada raka’at kedua.
Doa sholat Dhuha
Setelah salam tanda shalat sholat dhuha berakhir, diwajibkan membaca doa sholat dhuha, dengan lafal seperti berikut ini:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka walbahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quw watuka wal qudrata qudratuka wal ‘ishmatta ‘ishmatuk.
Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu wa in kaanafil ardhi fa-akhrijhu wa in kaana mu’assaran fayas sirhu wa in kaana haraaman fathahhirhu wa in kaana ba’iidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quuwatika wa qudratika aatinii maa aataita ‘ibaadakash shalihiin.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu serta penjagaan adalah penjagaan-Mu.
Ya Allah, jika rizqiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah. Jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Sama seperti saat sholat lima waktu, setelah membaca doa sholat dhuha, jangan langsung bangun dan pergi.
Ada baiknya menyempatkan diri untuk berdzikir selama beberapa menit.
Adapun dzikir yang bisa dibaca setelah sholat dhuha adalah:
- membaca ayat kursi sebanyak satu kali.
- membaca surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali.
- membaca kalimat tasbih Subhanallah (Maha Suci Allah) sebanyak seratus kali.
- membaca surat Al-Falaq sebanyak tiga kali.
- membaca surat An-Naas sebanyak tiga kali
- membaca kalimat Astagh-firullah wa atuubu ilaih sebanyak seratus kali
- Dzikir terakhir yang tidak boleh kamu lupakan adalah Subhanallah wa bi-hamdih sebanyak 100 kali.
Semoga bermanfaat
(*)
* Baca berita Tribun Batam lainnya di Google News
Tata Cara Sholat Rebo Wekasan Rabu 4 September 2024 Beserta Niat untuk Tolak Bala |
![]() |
---|
Tata Cara dan Doa Mandi Air Garam Dalam Islam, Manfaat Mandi Air Garam Menurut Syekh Ali Jaber |
![]() |
---|
Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Bagi Perempuan Setelah Haid, Niat Mandi Junub Laki-laki |
![]() |
---|
Doa Dhuha yang Dibaca Setelah Sholat Dhuha |
![]() |
---|
Doa Dhuha Beserta Artinya, Dibaca Setelah Sholat Dhuha, Sholat Sunnah yang Diwasiatkan Rasulullah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.