RAMADAN
Niat Puasa Ramadan dan Doa Buka Puasa Lengkap dalam Tiga Versi serta Terjemahan
Inilah niat puasa Ramadan dan doa buka puasa Ramadan yang bisa diucapkan umat Islam saat hendak berpuasa atau saat buka puasa di bulan Ramadan
TRIBUNBATAM.id - Tak sampai dua minggu lagi, bulan Ramadan 2024 Masehi atau 1445 Hijriah akan datang.
Di bulan Ramadan, umat Islam dari berbagai penjuru dunia akan menjalankan ibadah puasa.
Salah rukun puasa yakni niat. Maka dari itu, sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan membaca niat.
Niat Puasa Ramadan
Inilah niat puasa Ramadan yang bisa dibaca umat Muslim sebelum berpuasa pada besok harinya.
Baca juga: Pantai Tanjung Setumu Kembali Jadi Lokasi Pemantauan Hilal Ramadan 2024 di Kepri
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’I fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Niat puasa Ramadan ini diucapkan sebelum fajar atau sebelum waktu subuh tiba.
Dalam hal ini, mengucap niat puasa Ramadan dapat membantu memperjelas niat berpuasa di dalam hati.
Doa Buka Puasa Ramadan
Tak kalah penting dari niat puasa Ramadan, yakni doa buka puasa di bulan Ramadan.
Sebab setelah menahan diri dari lapar, dan haus serta hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar, tibalah waktunya berbuka puasa.
Waktu buka puasa ini ditandai dengan terbenamnya matahari, dan berkumandangnya azan Magrib.
Adapun doa buka puasa Ramadan merupakan bacaan doa yang dibaca seorang Muslim ketika akan membatalkan puasanya setelah tiba waktunya berbuka.
Dalam praktiknya, doa buka puasa Ramadan hadir dalam tiga versi.
Baca juga: Daftar 134 Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadan 2024 atau 1445 Hijriah di Indonesia
Versi pertama merupakan doa buka puasa yang umumnya sering dibaca saat akan buka puasa di bulan Ramadan.
Versi kedua, doanya lebih ringkas.
Sedangkan doa buka puasa versi ketiga, merupakan penggabungan doa buka puasa Ramadan versi pertama dan kedua.
1. Doa pertama
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin
Artinya: Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.
Doa buka puasa Ramadan ini berasal dari hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim.
2. Doa kedua
Selain doa buka puasa di atas yang sudah sering didengar, dari hadist riwayat Abu Daud menyebutkan, Rasulullah membaca doa berikut ini saat berbuka puasa;
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahaba ddhoma'u wabtallatil uruqu watsabbatil ajru insya Allah
Artinya: Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap.
Mana yang benar di antara kedua doa buka puasa Ramadan ini?
Tidak ada yang salah dari dua doa di atas karena sama-sama memiliki riwayat dari hadis Rasulullah SAW.
3. Doa ketiga
Sebagian ulama dari Mazhab Imam Syafi'i mengambil jalan tengah dengan menggabungkan dua doa buka puasa di atas menjadi doa buka puasa versi panjang.
Umat Muslim juga bisa membaca doa buka puasa Ramadan ini dalam versi panjang.
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan, Berikut Syarat Wajib dan Rukun Puasa yang Perlu Diketahui
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya-allah ta‘ala
Artinya: Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.
Itulah tadi bacaan niat puasa Ramadan dan doa buka puasa Ramadan lengkap dalam tiga versi. Semoga bermanfaat!
(tribunbatam.id)
Baca berita Tribun Batam lainnya di Google News
| Awal Ramadan 1447 Hijriah Berbeda, Ketua MUI Batam Imbau Umat Islam Tetap Jaga Ukhuwah |
|
|---|
| Pemantauan Hilal 1 Ramadan 1447 H di Pantai Pelawan Karimun Terhalang Cuaca Mendung |
|
|---|
| Suasana Salat Tarawih Perdana Warga Muhammadiyah Dabo Singkep Lingga Sambut Ramadan 1447 H |
|
|---|
| Hilal 1 Ramadan 2026 Tak Terlihat di Pantai Setumu Tanjungpinang, Cuaca Jadi Penyebab |
|
|---|
| Warga Muhammadiyah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al-Taqwa Batu 8 Tanjungpinang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/8-3-2020-puasa-ramadan.jpg)