DOA
Doa Orang Terzalimi usai Difitnah, Amalkan maka Akan Dikabulkan
Dikatakan, doa orang terzalimi tidak akan pernah tertolak karena setiap lantunan doanya akan diaminkan oleh ribuan malaikat.
Penulis: Karunia Rahma Dewi |
TRIBUNBATAM.id- Doa orang terzalimi usai difitnah, amalkan maka akan dikabulkan.
Para Nabi telah mengajarkan kita untuk tak lupa panjatkan doa atas segala hal yang akan dilakukan atau setelah terjadi.
Salah satunya adalah doa orang teraniaya atau terzalimi yang jadi salah satu doa lekas diijabah oleh Allah.
Bukan tanpa sebab, orang yang dianiaya, difitnah, hingga dizalimi akan mendapatkdan hal baik karena Allah begitu menyayangi hambaNya.
Saat orang terzalimi berdoa maka doa tersebut akan tembus ke langit dan diamini oleh ribuan malaikat.
Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw. berikut:
اِتَّقُوْا دَعْوَةَ الْمَظْلُوْمِ فَإِنَّهَا تُحْمَلُ عَلىَ الْغَمَامِ، يَقُوْلُ اللهُ وَعِزَّتِى وَجَلاَلِى لَأَنْصُرَنَّكَ وَلَوْ بَعْدَ حِيْنٍ
Artinya, “Takutlah kalian pada doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya ia akan dibawa ke atas awan, kemudian Allah berkata: Dengan kemuliaan-Ku dan kebesaran-Ku, Aku pasti akan menolongmu, sekalipun nanti.” (HR at-Thabrani).
Selain itu berbuat zalim juga dilarang keras di agama islam.
Allah telah memberikan peringatan tegas untuk umatNya agar tidak berbuat zalim, hal ini disebutkan dalam beberapa surat Al-Qur’an sebagai berikut:
1. أَلاَ لَعْنَةُ اللّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ
Artinya, “Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim.” (QS Al-Hud [11]: 18).
2. وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ
Artinya, “Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim, ‘Rasakanlah olehmu azab neraka yang dulu kamu dustakan.’” (QS Saba’ [34]: 40).
3. يَوْمَ لَا يَنْفَعُ الظّٰلِمِيْنَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوْۤءُ الدَّارِ
Artinya, “(Yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk.” (QS Gafur [40]: 52).
4. لاَ يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
Artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung.” (QS Al-An’am [6]: 21).Selain ayat Al-Qur’an, Rasulullah saw. dalam beberapa hadisnya juga sering mengingatkan umat Islam perihal larangan berbuat zalim. Salah satunya adalah sebagaimana disebutkan dalam riwayat Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda:
5. اتَّقُوْا اللهَ، وَإِيَّاكُمْ وَالظُّلْمَ، فَإِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya, “Bertakwalah kalian semua kepada Allah, dan takutlah kalian dari perbuatan zalim, karena sesungguhnya kezaliman itu akan menjadi kegelapan pada hari kiamat.” (HR Bukhari dan Muslim).
Doa orang terzalimi
1. إِلَهِيْ وَمَوْلَاي رَبَّ العَالـَمِيْنَ أَنَا الضَّعِيْفَةُ وَأَنْتَ القَاهِرُ، لِلضَّعِيْفِ مُعِيْنٌ وَلِلْمَظْلُوْمِ نَاصِرٌ
Artinya: "Tuhanku Pemilik sekalian alam raya, aku-lah hamba yang lemah dan Engkau-lah yang Maha Menguasai dan Maha Menundukkan, hamba yang lemah dan teraniaya ini pasti memiliki penolong"
2. رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Artinya: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim"
3. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Robbana dholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin
Artinya: "Wahai Pemelihara kami, sesungguhnya kami telah berbuat dhalim terhadap diri-diri kami. Jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati kami, sungguh kami termasuk golongan orang-orang yang rugi"
4. رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Robbi inni audzubika an as alaka maa laisalli bihi ilmun wa illam tagfirli watarhamni akum minal khosirin
Artinya:“Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih niscaya aku termasuk orang – orang yang merugi.” (QS Hud: 47)
5. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbish rahli sadri. Wayassirli amri. Wahlul uqdatam millisani. Yafqahu qauli.
Artinya: "Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham ucapanku."
(Tribunbatam.id/ Karunia Rahma Dewi)
Baca berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Tata Cara Sholat Rebo Wekasan Rabu 4 September 2024 Beserta Niat untuk Tolak Bala |
|
|---|
| Tata Cara dan Doa Mandi Air Garam Dalam Islam, Manfaat Mandi Air Garam Menurut Syekh Ali Jaber |
|
|---|
| Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Bagi Perempuan Setelah Haid, Niat Mandi Junub Laki-laki |
|
|---|
| Doa Dhuha yang Dibaca Setelah Sholat Dhuha |
|
|---|
| Doa Dhuha Beserta Artinya, Dibaca Setelah Sholat Dhuha, Sholat Sunnah yang Diwasiatkan Rasulullah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ilustrasi-orang-berdoa.jpg)