BATAM TERKINI

Sepekan Jelang Ramadan, Harga Sembako Meroket di Batam, Telur Rp 2500 Perbutir

Selain telur ayam ras, komoditi cabe merah dan cabe hijau juga mengalami kenaikan signifikan. Untuk cabai merah saat ini dijual bervariasi

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham
Harga terlur di Natuna 

TRIBUNBATAM.ID,BATAM - Sepekan jelang bulan Ramadan, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Batam mulai meroket. 

Kenaikan harga terjadi hampir untuk semua jenis komoditi pangan. Mulai dari harga telur ayam ras, cabai, kentang, hingga beras.

Di Pasar Sungai Harapan misalnya, harga telur ayam ras dijual Rp 23 ribu per 10 butir. Padahal sepekan yang lalu masih Rp 19 ribu per 10 butir untuk telur ukuran yang besar. 

Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Fanindo Batu Aji. Bahkan di warung-warung telur ayam ras ini dijual Rp 2.500 per butirnya.

"Hampir semua naik, telur per butir kami jual Rp 2.500," ujar Putra, salah satu pedagang di Batu Aji, Minggu (3/3). 

Menurut dia, kenaikan harga telur akan terus meningkat mendekati bulan Ramadhan mendatang. 

Baca juga: Operasi Keselamatan Seligi di Lingga Dimulai, Berlangung Hingga Dua Pekan ke Depan

Baca juga: Rudi Nyatakan Diri Siap Maju Gubernur Kepri di 2024, Untuk Wakil Masih Dicari

Selain telur ayam ras, komoditi cabe merah dan cabe hijau juga mengalami kenaikan signifikan. Untuk cabai merah saat ini dijual bervariasi, mulai dari Rp 23 ribu per seperempat kilogram sampai Rp 25 ribu per seperempat kilo. 

“Kalau per kilo kita jual Rp 90 ribu untuk cabai merah dan Rp 80 ribu untuk cabai hijau, " sebut Deus pedagang cabai di Pasar BBC  Dapur 12. 

Diakuinya, tingginya harga komoditas saat ini sangat mempengaruhi jumlah pembeli. Bahkan beberapa pembeli saat ini hanya mampu membeli dibawa seperempat kg. Pembeli takut menyimpan stok banyak lantaran takut tidak laku dan busuk. 

Selain cabai, kentang juga mengalami kenaikan harga jelang Ramadan ini. Kentang yang biasanya dijual Rp 17 ribu sampai dengan Rp 18 ribu perkilogram saat ini dijual Rp 21 ribu per kilo. Begitu juga dengan beras jenis medium saat dijual Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogramnya. Sementara untuk beras premium dijual diharga Rp16 ribu hingga Rp 17 ribu per kilonya. 

"Belum juga puasa sudah naik semua, gimana udah puasa nanti ya. Bisa lebih mahal lagi," keluh Dwi warga Sagulung. 

Ia berharap pemerintah bisa segera mengontrol harga sembako ini. Khususnya selama bulan ramadan sehingga tidak memberatkan di masyarakat. 

Kalau perlu ada sidak di pasar juga, sehingga tak seenaknya saja naikan harga, " pintanya. (TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)

Baca berita lainnya di Google News

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved