Jumat, 5 Juni 2026

RAMADHAN

Hype Ramadhan Tribun Batam - Mengenal Dalil dan Sejarah Puasa Ramadan

Anggota MUI Batam, Ustaz Ahmad Mujib Zain, S.Sos I mengupas tentang dalil dan sejarah puasa Ramadhan dalam Islam.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id
Hype Ramadan Tribun Batam bersama anggota MUI Kota Batam, Ustaz Ahmad Mujib Zain S.SOS I, Jumat (15/3/2024). 

TRIBUNBATAM.id, KEPRI - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan bagian dari rukun Islam.

Artinya selama orang itu tidak terkendala secara syariah, maka dia wajib melaksanakan puasa.

Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, Ustaz Ahmad Mujib Zain, S.Sos I mengatakan jika puasa merupakan kewajiban yang bersifat menyeluruh.

Memang semestinya semua umat Islam harus paham masalah tentang puasa ini.

"Makanya ini penting sekali berkaitan dengan tuntunan ibadah puasa karena semua wajib melakukan jangan sampai melakukan tanpa sesuai dengan tuntunan yang ditetapkan syariah," ucapnya dalam program Hype Ramadan Tribun Batam, Jumat (15/3/2024).

Kalau berkaitan dengan masalah dalil berkaitan dengan masalah waktu sebetulnya Ramadan itu di awal-awal Islam tidak dikenal sebagai bulan untuk berpuasa.

Ini karena Allah SWT menurunkan ayat Al-Qur'an dalam Surat Al-Baqarah, dimana orang beriman diwajibkan untuk berpuasa.

"Jadi kalau secara dalil ini adalah dalil yang paling familiar saat Ramadan datang, hampir semua ustaz, mubaligh dan kyai membacakan ayat ini. Tapi kalau dari sisi waktu ternyata ayat ini diturunkan ditahun ke-2 hijriah," sebutnya.

Ketika Rasulullah SAW menjadi Nabi serta berada di Makkah selama 13 tahun, belum ada istilah puasa Ramadan.

Puasanya itu, ya Rasulullah dalam salah satu riwayat itu puasanya sebulan tiga hari tanggal 13, 14 dan 15 ketika bulan terang.

Namanya ayyaumul biidh dan hari asyura.

Baca juga: Wapres RI Buka Kepri Ramadhan Fair, Maruf Amin Tertarik Produk UMKM Buatan Sarminah

Baru pada tahun kedua setelah Rasulullah hijrah tepat pada satu bulan sebelum Ramadan datang, Allah SWT menurunkan ayat, wahai orang-orang beriman difardhukan atas kalian berpuasa sebagaimana difardhukan atas umat sebelum kalian agar kalian bertakwa.

"Artinya kalau kita lihat sejarah itu sebelum Ramadan, ayat diturunkan agar orang bersiap diri, maka ini bagian dari proses pembelajaran yang sebetulnya bahwasanya sebelum melaksanakan ibadah, orang itu hendaknya tahu ibadah yang mau dilakukan itu seperti apa sih," ujarnya.(TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved