Rabu, 29 April 2026

LIGA ITALIA

Juventus Alami Penurunan Performa Drastis, Capello: Ini Bukan Salah Allegri

Juventus hanya mampu meraih satu kemenangan pada delapan laga terakhir, Fabio Capello sebut Bianconeri butuh pemain baru di musim panas 2024

Tayang:
AFP/MARCO BERTORELLO
Striker Juventus asal Serbia Dusan Vlahovic (ketiga dari kiri) selebrasi dengan rekannya setelah cetak gol ke gawang Sassuolo pada laga pekan 20 Serie A Liga Italia 2023-2024, Selasa (16/1/2024). Juventus menang 3-0 atas Sassuolo pada laga yang digelar di Stadion Allianz, Turin ini. 

TRIBUNBATAM.id - Juventus semakin melempem di paruh kedua Serie A 2023-2024.

Juventus tercatat hanya meraih satu kemenangan pada delapan laga terakhir di Serie A 2023-2024.

Sisanya Bianconeri menelan tiga kekalahan dan menerima empat kali imbang.

Hasil buruk tersebut membuat Juventus harus melorot ke urutan ketiga pada klasemen sementara.

Menempati urutan ketiga, Si Nyonya tua total mengantongi 59 poin.

Penurunan performa Juventus saat ini tengah ramai diperbincangkan.

Melansir dari Football Italia, mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid, Fabio Capello pun juga turut angkat bicara.

Baca juga: Gelar Scudetto Jadi Penentu Masa Depan Simone Inzaghi Bersama Inter Milan

Hal tersebut tak lepas dari kekecewaan para penggemar terhadap pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.

Allegri memiliki tanggung jawab besar atas penuruan performa Si Nyonya tua dalam delapan laga terakhir.

Kendati demikian menurut Capello, sosok Allegri bukan satu-satunya biang terpuruknya Juventus.

Menurut Capello masalah utama yang saat ini dihadapi Juventus, yakni para rival seperti Inter dan Milan.

Seperti diketahui Inter Milan saat ini tak terbendung dalam perburuan Scudetto.

Sedangkan AC Milan tim besutan Stefano Pioli saat ini berhasil mengambil alih posisi kedua pada klasemen.

Capello menilai serangan dari Inter dan Milan saat ini sangat produktif.

Sedangkan Juventus mengalami masalah pada lini serang yang kesulitan untuk menciptakan gol.

Sehingga Capello menilai Juventus membutuhkan minimal empat pemain anyar pada musim panas 2024.

"Apa kamu tahu kenapa? Inter memiliki lebih banyak kualitas di lini tengah dan Milan, di sisi kiri, dapat melakukan apa saja selama 90 menit dengan Theo dan Leao. Di Juventus, pembuat perbedaan adalah Rabiot dan bukan suatu kebetulan perjuangan Juventus dimulai ketika pemain Prancis itu belum fit sepenuhnya,"

"Minimal empat, tapi harus kelas atas. Klub dan pelatih harus menyepakatinya, pelatih harus didengarkan dalam hal transfer," ucap Capello.

Catatan performa Juventus pada delapan laga terakhir:

(17/03/2024)
- Juventus 0-0 Genoa

(11/03/2024)
- Juventus 2-2 Atalanta

(04/03/2024)
- Napoli 2-1 Juventus

(25/02/2024)
- Juventus 3-2 Frosinone

(18/02/2024)
- Verona 2-2 Juventus

(13/02/2024)
- Juventus 0-1 Udinese

(05/02/2024)
- Inter 1-0 Juventus

(28/01/2024)
- Juventus 1-1 Empoli

(Tribunbatam.id/Pucu Herwibowo)

* Baca berita Tribun Batam lainnya melalui tautan Google News ini

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved