TANJUNGPINANG TERKINI
Pemko Tanjungpinang Defisit Rp 97 M, Pj Walikota Hasan Pangkas Perjalanan Dinas
Pj Walikota Tanjungpinang Hasan memastikan tidak bakal memotong tunjangan pegawai termasuk hak keuangan honorer meski kondisi defisit Rp 97 Miliar.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memastikan tidak bakal memotong Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP.
Sebagai informasi, Pemko Tanjungpinang mengalami defisit anggaran hingga Rp 97 miliar.
Penjabat (Pj) Wali kota Tanjungpinang, Hasan belum lama ini mengungkap defisit anggaran Pemko Tanjungpinang tahun ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.
"Makanya saat ini perlu dilakukan upaya untuk menyehatkan kembali keuangan Pemko Tanjungpinang. Kita pastikan defisit anggaran akan terselesaikan pada minggu ini," katanya, Selasa (19/3/2024).
Mengatasi deifisit, Pemko Tanjungpinang akan menekan biaya yang sifatnya tidak urgent di setiap OPD tanpa mengganggu program kerja.
Pihaknya menunda belanja di OPD sebesar 62 persen berupa pemotongan perjalanan dinas, makan minum, pemeliharaan.
"Tapi untuk hibah dan pekerjaan juga tidak terganggu," terangnya.
Menurutnya, kebijakan ini juga telah menyelamatkan ribuan ASN, termasuk THL dan honorer lainnya.
Sebab tidak terjadi pemotongan atau rasionalisasi alokasi anggaran belanja pegawai.
"Kalau cuma Rp10 atau Rp15 Miliar itu normal di pemerintahan. Tapi ini terlalu signifikan hingga Rp97 miliar padahal saya baru menjabat," ungkapnya.
Hasan juga meminta TAPD Kota Tanjungpinang untuk dapat melakukan penghitungan dengan lebih cermat.
Baca juga: Pemko Batam Defisit Rp 300 Miliar, Walikota Minta OPD Bekerja Keras Gali Potensi PAD
Sehingga penggunaan dan pendapatan di Kota Tanjungpinang bisa berjalan sehat.
"Jadi konsep penyelenggaraan pemerintahan di Pemko Tanjungpinang mulai minggu ini kita lakukan pengetatan ikat pinggang di seluruh OPS," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Kejati Kepri Tetapkan Satu Tersangka Baru Kredit Mikro BRI, Total 5 Orang, Satu Masih DPO |
|
|---|
| Kejati Kepri Tetapkan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Mikro BRI Unit Bestari Tanjungpinang |
|
|---|
| Budidaya Jamur Jadi Peluang Usaha Baru Untuk Masyarakat Kota Tanjungpinang |
|
|---|
| Polisi Amankan Pelaku Curanmor Beserta Enam Motor Hasil Curian di Tanjungpinang |
|
|---|
| Tingkat Kelulusan SMA Sederajat di Kepri Tahun 2026 Capai 99,94 Persen, Hanya 19 Siswa Tak Lulus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pj-Walikota-Tanjungpinang-Hasan-soal-defisit-Rp-97-Miliar.jpg)