BATAM TERKINI

Tekan Kecelakaan, ALFI Batam Dorong Sertifikasi Driver dan Forwarder Kontainer

ALFI Batam mengimbau masyarakat apabila terdapat temuan sopir kontainer ugal-ugalan di jalan Batam, segera melaporkan langsung ke pihaknya.

tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
ALFI Batam akan mendorong penguatan sertifikasi bagi profesi driver dan forwarder. Ilustrasi truk kontainer. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Guna menekan angka kecelakaan akibat operasional truk bongkar muat, Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI) Batam akan mendorong penguatan sertifikasi bagi profesi driver dan forwarder.

Ketua ALFI DPC Batam, Apin Maradonald, menyoroti kualitas layanan transportasi peti kemas yang menurutnya masih dapat diperbaiki, terutama terkait kualitas sumber daya manusianya.

"Kami berupaya mengurangi angka kecelakaan yang menurut masyarakat sebagiannya diakibatkan truk-truk kontainer. Sesuai arahan pusat, kami akan menjalankan program sertifikasi untuk driver dan forwarder di Batam," jelas Apin, pada Selasa (26/3/2024).

Menurutnya, dengan peningkatan kompetensi SDM ini, pelayanan di Pelabuhan Bongkar Muat Batu Ampar hingga ke customer, dapat semakin kondusif dan memiliki daya saing.

Dengan demikian, pihaknya dapat memberikan tarif yang kompetitif dan sesuai kualitas kepada para investor, pemilik barang, maupun masyarakat.

Apin mengatakan, selama ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian, dan Pemerintah Kota Batam untuk menekan angka kecelakaan ini.

Namun, ia juga membutuhkan bantuan dari masyarakat, apabila terdapat temuan sopir kontainer ugal-ugalan di jalan Batam, untuk melaporkan langsung ke pihak berwenang atau kepada ALFI Batam.

Baca juga: ALFI/ILFA Batam Kerja Sama dengan Persero Tingkatkan Ekosistem Logistik yang Kondusif di Batam 

Baca juga: Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat Raih Penghargaan Internasional dari The Central Banking

"Kami meminta kalau memang ada sopir yang ugal-ugalan, bisa difoto dan dikirim ke kami. Maka kami akan memblok atau memberi surat peringatan kepada sopir," tegas Apin.

Ia mengimbau para sopir kontainer untuk tidak hanya memperhatikan keselamatan barang yang diantar, tetapi juga keselamatan pengguna jalan lain di sekitarnya.

Menurutnya, apabila barang datang tepat waktu, tetapi dengan cara mengganggu lalu lintas yang ada, maka pelayanan akan tetap dinilai buruk.

"Sopir juga wajib memiliki SIM, nah di dalam sistem yang berlaku saat ini nantinya semua akan tertata," ujar Apin.

Sebagai asosiasi yang mewadahi para penyedia jasa transportasi bongkar muat di Batam, pihaknya senantiasa mendorong kesejahteraan para penyedia jasa.

Seiring dengan semakin berkembangnya sarana dan prasarana pelabuhan, ALFI Batam juga mendorong peningkatan perlindungan kepada para anggota. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved