KHAZANAH ISLAM

Tata Cara Salat Idul Fitri 1445 H/2024 M, Ini Amalan yang Bisa Dikerjakan Sebelumnya

Simak panduan salat Idul Fitri berisi tata cara dan niat lengkapnya berikut, kerjakan juga amalan yang dapat dilakukan sebelum salat Idul Fitri.

Tribunstyle via mirror.uk
Simak panduan salat Idul Fitri berisi tata cara dan niat lengkapnya berikut, kerjakan juga amalan yang dapat dilakukan sebelum salat Idul Fitri. 

TRIBUNBATAM.id - Berikut panduan salat Idul Fitri 1445 H/2024 M, ada amalan yang dapat dikerjakan sebelumnya.

Idul Fitri 1445 Hijriyah atau 2024 Masehi tinggal menghitung hari.

Umat Muslim seluruh dunia akan merayakan hari kemenangan pada Hari Idul Fitri.

Pada Hari Idul Fitri, umat Muslim akan melakukan ibadah salat Idul Fitri.

Salat Idul Fitri ialah salat sunah yang dilaksanakan pada hari raya umat Islam.

Baca juga: 25 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2024, Cocok untuk Dikirim Berbagai Kalangan

Salat Idul Fitri ini bisa dilakukan sendiri, tetapi lebih baiknya dan lumrah dilakukan secara berjamaah.

Pada umumnya salat Id dilaksanakan di masjid atau tempat terbuka seperti lapangan.

Selain itu ada beberapa hal yang disunahkan sebelum salat Idul Fitri.

Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri ada beberapa amalan sunah yang bisa dikerjakan, di antaranya;

1. Mengumandangkan Takbir

Pada Kitab Raudhlatut Thalibin, umat Islam dianjurkan untuk mengumandangkan takbir di masjid-masjid, mushala, dan rumah pada malam hari raya.

Takbir dapat dikumandangkan sejak terbenamnya matahari sampai imam naik ke mimbar untuk berkhutbah pada pagi hari raya Idul Fitri.

2. Mandi Sebelum Salat Idul Fitri

Sebagaimana tertuang dalam hadis riwayat Ibnu Majah, Nabi SAW bersabda:
"Dan dari Amdullah bin Abbas Raliyallahu Anhuma, ia berkata, ‘Bahwasannya Nabi Sallallahu Alaihi wa Sallam mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha."

Dengan demikian, umat Islam dianjurkan untuk mandi sebelum berangkat ke tempat salat Idul Fitri.

Baca juga: Libur Selama Idul Fitri, Berikut 5 Rekomendasi Tujuan Wisata di Tanjungpinang

3. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Nabi Muhammad SAW juga melakukan sunah saat Idul Fitri yaitu menggunakan pakaian terbaik.

Selain itu, Nabi juga menganjurkan untuk memakai wewangian.

"Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu, bahwa: Rasululah SAW memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya." (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak).

4. Makan Sebelum Salat Idul Fitri

Makan sebelum berangkat salat Idul Fitri juga dianjurkan.

Nabi Muhammad SAW selalu makan sebelum melaksanakan Salat Id walaupun hanya sedikit.

5. Salat Idul Fitri di Lapangan

Dalam hadis sahih riwayat Imam Al Bukhari dan Muslim, Nabi bersabda: "Dan dari Abu Sa’id Al Khudri Radiyallahu Anhu, ia berkata, ‘Adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam, beliau keluar pada hari Idul Fitri dan Adha ke mushala. Dan yang pertama kali beliau lakukan adalah salat."

Yang dimaksud mushala dalam hadis tersebut yakni tanah lapang yang letaknya berada di pintu masuk Madinah sebelah timur.

Sementara yang dimaksud yang pertama kali dilakukan adalah salat, yaitu Nabi Muhammad tak memulai dengan khutbah terlebih dahulu.

6. Mengajak Semua Keluarga ke Tempat Salat Idul Fitri

Di hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha, Nabi Muhammad mengajak semua keluarganya ke tanah lapang tempat pelaksanaan Salat Id.

7. Jalan Kaki Menuju Tempat Salat Idul Fitri

Salah satu kebiasaan Nabi Muhammad saat menuju ke tempat salat Idul Fitri adalah berjalan kaki.

Baca juga: Arti Mimpi Merayakan Momen Hari Raya Idul Fitri, Tanda Bahagia dan Kesabaran

Tata Cara Salat Idul Fitri

1. Membaca Niat Salat Idul Fitri berikut:

- Niat salat Idul Fitri untuk imam:

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa.

Artinya: Aku niat salat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.

- Niat salat Idul Fitri untuk makmum:

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat salat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.

- Niat salat Idul Fitri sendiri:

Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’alaa.

Artinya: Aku niat salat sunat Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.

2. Membaca Takbiratul Ihram

3. Membaca Doa Iftitah

4. Takbir Sebanyak 7 Kali (Rakaat Pertama). Setelah membaca doa iftitah, mengucapkan takbir sebanyak 7 kali, diikuti dengan tasbih setiap kali selesai takbir.

Bacaan tasbih setiap selesai 7 takbir di salat Idul Fitri adalah seperti berikut:

Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar wala haulawala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim

Artinya: Maha Suci Allah, segala pujian bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya dan upaya serta kekuatan (bagi kita) melainkan dengan kekuasaan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

5. Setelah itu baca Al-Fatihah, diikuti surat pendek Al-qur'an seperti biasa

6. Rukuk

7. Iktidal

8. Sujud

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud

11. Bangun dan melanjutkan rakaat kedua seperti cara melakukan rakaat pertama

12. Seperti rakaat pertama, rakaat kedua dimulai dengan Takbiratul Ihram, setelah itu takbir lagi. Namun kali ini takbir hanya 5 kali. Setiap kali selesai takbir, membaca tasbih seperti pada rakaat pertama

13. Setelah itu baca Al-Fatihah, diikuti surat pendek Alquran seperti biasa. Ingat, gerakan dan bacaan selanjutnya hingga rakaat kedua selesai sama dengan salat lainnya lalu diakhiri dengan salam.

(Tribunbatam.id/Cahyanti Nawangsari)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved