TANJUNGPINANG TERKINI
Hewan Kekah Asal Natuna Dijadikan Maskot Pilkada Serentak KPU Kepri
Ketua KPU Kepri Indrawan Susilo, mengatakan, pemilihan hewan kekah Natuna dikarenakan hewan tersebut sudah hampir punah dan harus dilestarikan.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Riau (Kepri) menjadikan hewan endemik asal Natuna menjadi maskot pada peluncuran Pilkada serentak Kepri 2024.
Ketua KPU Kepri Indrawan Susilo, mengatakan, pemilihan hewan kekah Natuna dikarenakan hewan tersebut sudah hampir punah dan harus dilestarikan.
"Kita pilih sepasang kekah asal Natuna ini sebagai bentuk kampanye untuk pelindungan kekah," katanya, Sabtu (27/4/2024) kemarin.
Lanjutnya, maskot Kekah Natuna tersebut diberi nama Rami dan Kesi. Nama tersebut memiliki arti yakni Rami (Rakyat Memilih) dan Kesi (Kepri Berdemokasi).
Baca juga: Warga Batam Harus Tahu, Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Gelar Nobar di Alun-alun Engku Putri
"Pada kegiatan yang sama kita dari KPU Kepri juga melaunching jingle Pilkada yang bergenre Pop Beat," ucapnya.
Indrawan Susilo juga menjelaskan, alasan memilih jingle Pilkada yang bergenre Pop Beat, dikarenakan pemilih di Kepri merupakan generasi muda.
"Kita menyesuaikan pemilih yang diisi oleh generasi X,Y dan ,Z," terangnya.
Indrawan juga menambahkan, sebelum peluncuran maskot, tahapan Pilkada sudah dimulai sejak awal April 2024 kemarin.
Baca juga: Polres Karimun Kepri Gelar Nobar Semi Final AFC Indonesia vs Uzbekistan, Ini Lokasinya
Dirinya juga mengajak kepada penyelenggara pemilu di Kabupaten/Kota agar menjalankan tugas dengan baik selama tahapan Pilkada berlangsung.
Soalnya pada Pilkada 2024 ini adalah momentum yang penting untuk menghadirkan pemimpin yang tepat," ungkapnya.
Indrawan juga tidak lupa mengajak masyarakat untuk hadir, dan menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.
"Suksesnya pelaksanaan Pilkada tahun ini juga didukung dengan peran masyarakat," tutupnya.(als)
Baca berita lainnya di Google News
| Harga Elpiji 12 Kg di Tanjungpinang, Naik Signifikan, Warga Mulai Resah Karena Kemahalan |
|
|---|
| Buaya Sepanjang 4 Meter Tersangkut Jaring Nelayan Tanjungpinang, Warga Panik Saat Petugas Evakuasi |
|
|---|
| Anggota Satpolairud Polresta Tanjungpinang Evakuasi Penumpang KMP Sembilang di Pulau Karas |
|
|---|
| Komisi II DPRD Kepri Minta PDAM Tirta Kepri Teliti Verifikasi Lonjakan Tagihan Air di Tanjungpinang |
|
|---|
| Harga Sayur di Tanjungpinang Meroket, Pemko Sebut Dikarenakan Gagal Panen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/IMG-20240428-WA0024.jpg)