Rabu, 15 April 2026

BATAM TERKINI

BUP BP Batam Bakal Datangkan 4 STS Crane Baru dari Tiongkok, Bongkar Muat Jadi Lebih Efisien

Alat-alat terbaru ini didatangkan langsung dari Tiongkok. STS crane adalah alat pengangkut yang berfungsi memindahkan kontainer dari kapal ke dermaga

TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar. BUP BP Batam merencanakan akan mendatangkan empat ship to shore container crane (STS crane) dan 10 unit rubber tyred gantry (RTG) crane. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam terus menggesa transformasi Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam.

Di tahun 2025, BUP BP Batam merencanakan akan mendatangkan empat ship to shore container crane (STS crane) dan 10 unit rubber tyred gantry (RTG) crane.

"Insyaallah akan datang di pertengahan tahun 2025," ujar Kepala BUP BP Batam, Dendi Gustinandar, pada Selasa (21/5/2024).

Alat-alat terbaru ini didatangkan langsung dari Tiongkok.

STS crane adalah alat pengangkut yang berfungsi memindahkan kontainer dari kapal ke dermaga atau sebaliknya.

Sedangkan RTG crane adalah alat untuk menumpuk dan menyusun kontainer di lapangan penumpukan (container yard).

Saat ini, Pelabuhan Batu Ampar sudah memiliki satu unit STS crane yang didatangkan dari Korea Selatan. 

Baca juga: BP Batam Gandeng Komisi Informasi Pusat Gelar Monev Informasi Publik

Crane berbobot 760 ton ini telah dipesan sejak tahun 2021, dan baru didatangkan di tahun 2023. 

Dengan alat ini, pemindahan kontainer dari kapal ke dermaga bisa lebih cepat.

Jika alat konvensional hanya bisa memindahkan 4-8 kontainer dalam satu jam, maka STS crane dapat memindahkan sampai 35 kontainer dalam satu jam.

"Dengan bertambahnya alat yang lebih canggih, maka kegiatan bongkar muat jadi lebih cepat dan efisien, sehingga menambah kualitas pelayanan Pelabuhan Batu Ampar," ujar Dendi.

Ia menambahkan, dengan penambahan alat STS crane, waktu tambat kapal menjadi lebih singkat.

Sebelumnya, waktu tambat kapal bisa mencapai 2-3 hari.

Namun, dengan adanya alat ini, diharapkan waktu tambat hanya mencapai kurang dari satu hari.

Ini diproyeksikan semakin meningkatkan kapasitas industri dan perekonomian Batam. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved