Kamis, 23 April 2026

Bukan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Anggap Pemain Ini Rival Terbesarnya di El Clasico

Megabintang Lionel Messi tidak menganggap Cristiano Ronaldo sebagai lawan terberatnya selama mereka masih sering bertemu di El Clasico.

X @EURO2024
Megabintang Lionel Messi tidak menganggap Cristiano Ronaldo sebagai lawan terberatnya selama mereka masih sering bertemu di El Clasico. 

TRIBUNBATAM.id - Lionel Messi, salah satu ikon sepak bola dunia, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia menganggap Sergio Ramos, mantan pemain Real Madrid, sebagai rival terberatnya di El Clasico, bukan Cristiano Ronaldo.

Pernyataan ini mengejutkan banyak orang, mengingat rivalitas panjang dan intens antara Messi dan Ronaldo yang telah berlangsung selama hampir dua dekade.

Saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo bermain di benua yang berbeda. Messi berada di Amerika, membela klub Inter Miami di Major League Soccer (MLS).

Sedangkan Ronaldo berpetualang di Asia dengan memperkuat Al Nassr, klub asal Arab Saudi.

Baca juga: Arda Guler Pecahkan Rekor Cristiano Ronaldo di EURO 2024, Guler: Saya Tidak Peduli

Baca juga: Cristiano Ronaldo dan Pepe Bisa Cetak Rekor di Laga Portugal vs Ceko Malam Nanti

Sebelum mereka berpindah benua, Messi dan Ronaldo pernah terlibat dalam persaingan sengit di Eropa, terutama ketika Messi bermain untuk Barcelona dan Ronaldo membela Real Madrid.

Rivalitas antara Messi dan Ronaldo mencapai puncaknya saat keduanya berhadapan di El Clasico, pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid yang selalu menarik perhatian dunia.

Dalam 18 kali pertemuan El Clasico di Liga Spanyol, Messi lebih unggul dengan membawa Barcelona menang 10 kali.

Sedangkan Ronaldo hanya menang 4 kali bersama Real Madrid, dan sisanya berakhir imbang. Dari segi jumlah gol, Messi juga unggul dengan mencetak 12 gol, sementara Ronaldo mencatatkan 9 gol.

Meskipun persaingan dengan Ronaldo sangat ketat, Messi justru menyebut Sergio Ramos sebagai rival terberatnya di El Clasico.

Ramos dikenal sebagai pemain yang tampil ganas di atas lapangan dan sering kali tidak segan berbuat kasar terhadap lawan-lawannya, termasuk Messi.

"Saya sering bertarung sengit dengan Sergio Ramos," kata Messi dalam wawancara dengan ESPN.

"Namun, kami malah jadi rekan setim setelah itu," lanjutnya.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Optimis, Timnas Portugal Era Sekarang Layak Jadi Juara EURO 2024

Baca juga: Jude Bellingham Pecahkan Rekor Cristiano Ronaldo di EURO 2024

Yang menarik, setelah bertahun-tahun berduel sengit di El Clasico, Messi dan Ramos akhirnya menjadi rekan satu tim di Paris Saint-Germain (PSG).

Meskipun sebelumnya mereka sering berduel dan bahkan terlibat cekcok di lapangan, keduanya berhasil menjalin hubungan profesional yang baik di PSG.

"Sebelumnya kami selalu berduel di El Clasico, menyerang satu sama lain. El Clasico melawannya selalu intens," tambah Messi.

Rivalitas antara Messi dan Ramos, serta Messi dan Ronaldo, telah memberikan warna tersendiri bagi El Clasico.

Pertandingan ini selalu dinantikan oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia, tidak hanya karena kualitas permainan yang tinggi tetapi juga karena drama dan intensitas yang ditampilkan oleh para pemain bintang.

Messi dan Ramos sering kali menjadi pusat perhatian dalam duel-duel panas di El Clasico, menciptakan momen-momen yang dikenang oleh banyak orang.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah dua pemain terbesar dalam sejarah sepak bola, dan rivalitas mereka telah menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia.

Namun, dalam pandangan Messi, rivalitas terberatnya di El Clasico justru datang dari Sergio Ramos, bukan Ronaldo.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Bakal Kesepian di Al Nassr, Sadio Mane Dirumorkan Hengkang

Baca juga: Cristiano Ronaldo Batal Ditemani Dua Bintang Liverpool di Al Nassr

Pengakuan ini menunjukkan betapa intens dan kompleksnya hubungan antara para pemain bintang di sepak bola.

Meskipun kini bermain di benua yang berbeda, kenangan akan rivalitas Messi, Ronaldo, dan Ramos di El Clasico akan terus hidup dalam ingatan para penggemar sepak bola.

Dengan Messi kini bermain di Amerika dan Ronaldo di Asia, dunia sepak bola terus menyaksikan evolusi karir dua legenda ini.

Keduanya masih menunjukkan performa yang luar biasa meskipun usia mereka tidak lagi muda.

Penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan setiap pertandingan mereka, berharap melihat lebih banyak momen-momen magis dari kedua pemain ini.

Rivalitas mereka, meskipun tidak lagi di lapangan yang sama, tetap menjadi salah satu cerita terbesar dalam sejarah sepak bola.

.

(Tribunbatam.id/Fahmi Ghifari)

* baca berita Tribun Batam lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved