KEPRI TERKINI

Sekolah Negeri Gratis, Kini Kakdisdik Kepri Bicara Skema Tentang Sekolah Swasta

Terkait soal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri sedang menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program subsidi bagi siswa-

Editor: Eko Setiawan
ist
Kadisdik Kepri Dr. Andi Agung, S.E.M.M saat membuka Kegiatan pemuktahiran DAPODIK SMA/SMK/SLB Se Kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) berencana memberikan program subsidi pendidikan bagi siswa-siswi SMA/SMK swasta di wilayah Kepri.

Program digagas sebagai langkah lanjutan dari komitmen Gubernur Ansar Ahmad untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kepri.

Terkait soal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri sedang menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program subsidi bagi siswa-siswi swatsa.

"Lagi kita hitung. Kalau nantinya anggaran kita cukup, ya kita laksanakan," ujar Andi Agung, pejabat Disdik Provinsi Kepri kepada Tribunbatam.id, Senin (12/8/2024).

Subsidi pendidikan untuk sekolah swasta akan menjadi pelengkap dari program SPP gratis yang telah berjalan untuk SMA/SMK dan SLB negeri sejak Juli 2024.

Program SPP gratis tersebut didanai melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dan telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan partisipasi dan semangat belajar siswa.

Baca juga: Alasan Penghapusan Jurusan di SMA, Kadisdik Kepri Sebut Lanjutan Kurikulum Merdeka

Dengan adanya subsidi pendidikan bagi sekolah swasta, diharapkan kesenjangan akses pendidikan antara sekolah negeri dan swasta dapat dikurangi.

Hal ini sejalan dengan harapan masyarakat, khususnya orang tua siswa SMA/SMK swasta, yang menginginkan keringanan biaya pendidikan bagi anak-anak mereka.

Nurainan, warga Kavling Sagulung mengatakan, sangat berharap program subsidi tersebut benar-benar diwujudkan.

Pasalnya, ia memiliki anak yang sekolah di SMA swasta yang harus berjibaku dengan biaya pendidikan.

"Kita juga berharap anak-anak kita yang sekolah di swasta bisa mendapatkan keringanan biaya, semoga saja memang itu jadi,"katanya ditanya tanggapannya terkait rencana tersebut.

Baca juga: Kadisdik Kepri Banyak Ditelepon Orang Soal PPDB, Dimintai Tolong Masukkan Sekolah

Berbeda dengan Nurainan, Sulaiman, warga Batu Aji yang menyekolahkan putranya di sekolah swasta mengatakan, pesimis program itu akan dilakukan. Pasalnya, jumlah SMA/SMK negeri di Kepulauan Riau sangat banyak. 

"Itu pemerintah mau ambil dari mana anggarannya, sekolah negeri saja berserak dimana-mana, ini mau ditambah lagi sama swasta,"katanya.

Walaupun demikian, ia berharap semoga saja memang program itu ada. (AMINUDDIN/TRIBUNBATAM.id)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News


Foto Ilustrasi - Suasana sekolah SMA negeri di Kota Batam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved