DEMO AIR DI BATAM

Jerit Warga Batuaji Batam 10 Tahun Impikan Aliran Air Bersih Layak, Ancam Golput

Warga Batuaji Batam mengungkap kekesalannya akan layanan air bersih saat demo air depan kantor BP Batam, Rabu (18/9/2024).

TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
DEMO AIR DI BATAM - Toni David Manalu, warga Kecamatan Batuaji saat demo air depan kantor BP Batam, Rabu (18/9/2024). Ia menyebut sudah 10 tahun memimpikan aliran air bersih normal dan mengalir ke rumah warga. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Toni David Manalu, seorang warga Perumahan Puri Pesona Dua, Kecamatan Batuaji mengaku kesal dengan layanan air bersih di Batam

Kekesalannya memuncak saat ambil bagian dalam aksi unjuk rasa depan kantor BP Batam, Rabu (18/9/2024).

Toni mengaku sudah 10 tahun ia tak bisa menikmati aliran air bersih dengan layak. 

"Sudah 10 tahun tak bisa menikmati aliran air dengan layak. Selaam ini hanya janji-janji belaka," keluh Toni.

Ia dan sejumlah warga lainnya bahkan mengancam tak ambil bagian dalam mensukseskan Pilkada Kepiri 2024 jika urusan air bersih yang mereka harapkan tak juga ditangani dengan baik.

Dia mengatakan ada sedikitnya 5.000 warga yang tinggal di dua RW Kelurahan Tanjunguncang. 

Baca juga: Direktur Air Batam Hilir Sebut Aliran Air Perumahan Putrajaya Lancar Mulai Pekan Depan

Mereka menurut Toni selama ini tidak bisa menikmati suplay air dari pengelola air di Batam.

"Biarkan diantar kotak suaranya, biarkan taruh di sana. Tetapi kami akan golput dan tidak mau mengurus kotak suara itu," tegasnya.

Warga yang ikut aksi demo air di Batam ini akan mendatangi DAM Duriangkang sebagai penyuplai air di Batam jika tak ada juga solusi dari BP Batam, termasuk Air Batam Hilir.

Dia juga mengatakan pada tahun 2022 lalu Kepala Air Batam Hilir sudah membuat surat pernyataan di atas materai dan berjanji akan mengalirkan air secepatnya ke Putra Jaya.

Namun hingga saat ini janji tersebut tidak terlaksana, dan air tidak pernah mengalir.

Baca juga: Demo Air di Batam, Warga Tanjunguncang Teriak Minta Kepala BP Batam Temui Pendemo

Bahkan Tony menegaskan saat membuat surat pernyataan tersebut Direktur ABH berjanji dua jam setelah pembuatan surat pernyataan tersebut air akan jalan. 

"Namun hingga saat ini air tidak kunjung mengalir dengan normal," tutupnya. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved