Selasa, 21 April 2026

BERITA KRIMINAL

Santri di Langkat Dibakar Teman-temannya, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan

Seorang pelajar asal Aceh Tengah, Adab Aulia Rizki (19), yang juga santri di salah satu pesantren di Langkat, Sumatera Utara, terbakar hingga 80 perse

|
Editor: Eko Setiawan
indiatimes.com
Ilustrasi pembakaran seorang santri di aceh. Kamar korban sengaja di bakar teman-temannya 

TRIBUNBATAM.id, TAKENGON - Seorang santiri di Pondok Pesantren mengalami luka bakar serius. Hal itu terjadi setelah kamar tempat dia tidur dibakar oleh santri lainnya.

Diketahui, pelaku pembakaran tersebut adalah teman-temanya sendiri.

Pelaku berjumlah lima orang dan saat ini sudah di tahan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, korban dilarikan ke rumah sakit yang ada di Medan.

Seorang pelajar asal Aceh Tengah, Adab Aulia Rizki (19), yang juga santri di salah satu pesantren di Langkat, Sumatera Utara, terbakar hingga 80 persen. 

Pasalnya, kamarnya di pesantren tersebut diduga dibakar lima temannya sesama santri pesantren itu saat ia tertidur lelap di bilik atau kamarnya tersebut, Sabtu (5/10/2024) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Akibatnya korban yang juga pengurus santri di pesantren itu terbakar hingga 80 persen dan kini dirawat di Rumah Sakit atau RS Adam Malik, Medan, Sumatera Utara. 

Baca juga: Aksi Kejar Pelaku Curanmor di Batam VIRAL, Jm Sampai Masuk Parit RSUD Embung Fatimah

Peristiwa tragis ini disampaikan kakak kandung korban, Selimah Indah, kepada Tribun Gayo (Grup Serambinews.com) di Aceh Tengah, Jumat (11/10/2024).

Selimah Indah, mengatakan awalnya pihak keluarga mendapatkan kabar tersebut melalui istri pemilik pesantren yang juga masih keluarga mereka.

Saat itu, istri pemilik pesantren tersebut mengatakan korban mengalami luka bakar dan harus dirujuk ke rumah sakit
 
“Jam 5 pagi kami dapat kabar dari istri pemilik pesantren yang juga saudara kami, bahwa adik saya (Aulia) mengalami luka bakar dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik,” cerita Selimah.

Mendengar kabar tersebut, keluarga Aulia segera berangkat ke Sumatera Utara untuk mendampingi korban.

“Orang tua kami, bapak, mamak, dan kakak kami sekarang ada di sana menjaga adik saya,” lanjut Selimah.

Selimah menyebutkan lima santri pesantren itu diduga terlibat dalam kasus ini. Saat ini semuanya sudah ditahan polisi untuk proses hukum lebih lanjut. 

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Bastian Sihombing Korban Ledakan HP di Batam, Ini Kata Saksi Mata

“Pelakunya lima orang sudah ditahan, satu orang dalangnya, empat lagi ikut kata dalangnya ini, mereka adalah adik-adik kelas dari dalang kasus ini," terang Selimah. 

Selimah menambahkan, Auli kini mendapatkan perawatan intensif dan direncanakan menjalani operasi kedua pada hari ini.

Meskipun  sebelumnya telah menjalani satu kali operasi pasca kejadian, namun kondisi korban masih belum membaik hingga kini. 

“Hanya tangannya yang bisa digerakkan. Untuk duduk atau berdiri belum bisa, bicara juga belum bisa, masih pakai oksigen. Rencananya hari ini akan dilakukan operasi kedua,” jelas Selimah. (*)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved