Toko Emas di Tanjungpinang Nyaris Ditipu, Pekerja: Mukanya Mirip Pelaku di Batam

Toko emas di Tanjungpinang nyaris jadi korban penipuan. Untungnya pekerja cepat sadar. Sebab muka calon penjual mirip pelaku yang viral di Batam

|
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Istimewa
REKAMAN CCTV - Tangkap layar rekaman CCTv saat tiga wanita datang dan berniat menjual emas diduga palsu ke sebuah toko emas di Kilometer 9, Tanjungpinang, Selasa (29/10/2024). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Toko emas yang berada di kawasan pertokoan Jalan DI Panjaitan Batu 9, Kota Tanjungpinang, Kepri, nyaris menjadi korban penipuan.

Modus aksi tipu-tipu ini mirip kejadian di Batam yang viral di media sosial, yakni dengan melakukan penjualan emas palsu. 

Untungnya, pekerja toko emas di Tanjungpinang itu waspada dan cepat sadar, setelah melihat wajah dua dari tiga wanita yang datang ke toko mirip dengan pelaku penipuan yang viral di Batam.

“Ibu yang agak gemuk dan kurus kami lihat bang, seperti video pelaku penipuan emas di Batam itu. Makanya kami gak jadi ambil,” ujar pekerja toko emas, Yogi saat ditemui Tribunbatam.id, Kamis (31/10/2024).

Baca juga: Kronologi Toko Emas di Batam Tertipu, Beli Perhiasan Dari Dua Wanita, Ternyata Barangnya Palsu

Pihaknya juga meragukan keaslian emas yang ditawarkan tiga wanita tersebut, diduga emas palsu.

“Memang emas yang dibawa itu beratnya kurang lebih 7 gram. Ada suratnya. Tapi masih ragu kita. Untungnya kita lihat media sosial ada penipuan toko emas di Batam. Mirip mukanya. Kita tolak halus saat itu gak jadi ambil,” ujarnya.

Ia pun menceritakan kronologi kejadian saat itu. Awalnya pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.42 WIB, datang tiga wanita ke tokonya.

Mereka datang membawa sebuah kalung emas seberat lebih kurang 7 gram yang rencananya mau dijual. 

Kalung yang dibawa itu minta dibeli seharga Rp5 juta.

Baca juga: Viral Toko Emas di Batam Jadi Korban Penipuan Ibu dan Anak Hingga Merugi Rp 21 Juta

Setelah ditolak toko, tanpa ada perbincangan lagi, ketiga wanita itu buru-buru meninggalkan toko emas.

“Alhamdulillahnya gak jadi diambil, seperti yang diceritakan diawal tadi,” ujarnya menceritakan. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved