PENGANIAYAAN ANAK DI TANJUNGPINANG
Anak 7 Tahun di Tanjungpinang Kepri Dianiaya Selingkuhan Ibunya, Dipicu Soal Hp
Peristiwa penganiayaan anak 7 tahun di Tanjungpinang ini terjadi pada 23 November 2024. Korban dianiaya selingkuhan ibunya di dalam rumah
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Seorang anak perempuan umur 7 tahun di Tanjungpinang, Kepri, dianiaya selingkuhan ibunya.
Pihak UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tanjungpinang pun melakukan pendampingan kepada korban.
Kepala UPTD PPA Tanjungpinang, Zakia mengatakan, peristiwa penganiayaan anak di bawah umur ini terjadi pada November lalu.
Tepatnya pada 23 November 2024. Berawal saat korban tidak mau menyerahkan handphone ibunya.
Baca juga: Polisi Dalami Motif Ibu di Batam Tega Aniaya Putri Kandungnya Dipicu Masalah HP
Korban yang menangis pun langsung mendapat tindakan penganiayaan oleh selingkuhan ibunya.
“Kejadiannya di dalam rumah. Korban mengalami tindak kekerasan di bagian kepala hingga lebam. Rambut korban juga sempat dijambak pacar atau selingkuhan ibunya,” ujarnya.
Zakia melanjutkan, pelaporan kepada pihaknya datang dari bapak kandung korban.
“Bapaknya ini juga kaget, dan tidak mengetahui anak perempuannya dianiaya. Anaknya sendiri yang mengadu awalnya,” ucapnya.
Setelah mendapatkan pengaduan dari sang anak, bapaknya pun langsung melapor ke kantor polisi.
“Kalau laporannya pada 24 November lalu,” ujarnya kembali.
Baca juga: Siswa SMA Aniaya Adik Kelas Hingga Korban Koma, Pelaku Dipukul Beramai-ramai
UPTD PPA Tanjungpinang sendiri akan mengawal kasus tersebut sampai pelaku ditangkap, hingga disidangkan di Pengadilan. Pihaknya juga akan terus melakukan pendampingan.
"Kita tetap memberikan pendampingan kepada korban, hingga ke persidangan, untuk mengontrol kondisi psikologisnya," kata Zakia. (Tribunbatam.id/endrakaputra)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Harga Emas Banda Baru Batam Hari Ini, Kamis, 23 April 2026, Update Pukul 11.33 WIB |
|
|---|
| Kasus Asusila Sesama Jenis di Batam Terbongkar Setelah Keluarga Remaja Terima Video via WhatsApp |
|
|---|
| Beli Rumah Rp1 M Malah Hanya Dianggap Sewa oleh Penjual, Akses Tutup Tembok |
|
|---|
| Jadwal Pemeliharaan Rutin PLN Batam Hari Ini, Kamis, 23 April 2026, Sasar Sejumlah Permukiman dan PT |
|
|---|
| Sosok Pegawai Disnaker Nganjuk Tersandung Skandal Selingkuh dengan Oknum Polisi, Baru Diangkat P3K |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27022023ilustrasi-penganiayaan.jpg)