Rabu, 29 April 2026

HARTA MENTERI

Intip Harta Kekayaan Yusril Ihza Mahendra, Menko Hukum, HAM dan Imipas di Kabinet Merah Putih

Sejak 21 Oktober 2024, jabatan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia dijabat oleh Yusril Ihza

Tayang:
Instagram.com yusrilihzamhd
Yusril Ihza Mahendra, Menko Hukum, HAM dan Imipas RI 

TRIBUNBATAM.ID - Yusril Ihza Mahendra merupakan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI dalam jajaran Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Dalam penyusunan Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto membentuk kementerian koordinator baru bernama Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Sejak 21 Oktober 2024, jabatan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia dijabat oleh Yusril Ihza Mahendra.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 133/P Tahun 2024 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029. 

Yusril Ihza Mahendra lahir pada 5 Februari 1956 (umur 68) di Manggar, Belitung Timur, Bangka Belitung.

Sempat menikah dengan Kessy Sukaesi sejak 1983 hingga 2005.

Kemudian, ia menikah kembali dengan Rika Tolentino Kato sejak 2005) hingga sekarang.

Sementara itu, Yusril terpantau memiliki harta sebesar Rp1.623.362.911 ketika di akhir masa jabatannya sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 31 Mei 2007. 

Berikut rinciannya:

-   Tanah dan bangunan: Rp 20.310.000.

-   Alat transportasi dan mesin lainnya: Rp 105.000.000.

-   Peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan usaha lainnya: Rp 94.000.000.

-   Harta bergerak lainnya: Rp 1.328.677.000.

-   Giro dan setara kas lainnya: Rp 75.375.911.

Dalam LHKPN-nya, Yusril menyebut kepemilikan atas satu bidang tanah di Kabupaten Belitung seluas 1.354 meter persegi.

Ia juga mempunyai dua unit alat transportasi, yaitu motor NSU (1972) yang berasal dari hibah dan mobil Volvo (2006) dari hasil usaha sendiri.

Terakhir diketahui, ia juga mengelola dua lahan perkebunan dengan luas 2,7 hektare dan 4 hektare.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved