Selasa, 14 April 2026

Kronologi Kapal MT Silver Sincere Berbendera Malaysia Nyaris Tenggelam di Perairan Bintan Kepri

Terungkap kronologi kapal MT Silver Sincere Berbendera Malaysia nyaris Tenggelam di Perairan Bintan. Kapal patroli Bakamla turun evakuasi awak kapal.

TribunBatam.id/Dok Bakamla RI via Kompas.com
Tim Patroli kapal Bakamla RI mengevakuasi ABK Kapal Tanker berbendera Malaysia, MT Silver Sincere yang mengalami insiden di perairan Bintan, Kepri, Minggu (12/1/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN – Anggota KN Tanjung Datu-301 menyelamatkan nahkoda beserta tiga anak buah kapal (ABK) MT Silver Sincere, kapal tanker berbendera Malaysia yang mengalami kebocoran di sekitar Karang Singa, perairan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kapal milik Bakamla RI ini menerima informasi dari Vessel Traffic Service (VTS) Batam pada Minggu (12/1) pukul 15.30 WIB terkait insiden kebocoran hingga kapal MT Silver Sincere berbendera Malaysia itu dan miring ke kiri 15 derajat di sekitar 5 mil laut (NM) utara Pulau Bintan.

Pukul 16.00 WIB, KN Tanjung Datu-301 segera menurunkan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) bersama tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) untuk mendekati lokasi kapal.

Namun, saat tim berada di jarak 10 NM, cuaca buruk dan gelombang tinggi memaksa mereka untuk berhenti dan mengapung di sekitar Pulau Putri.

Setelah kondisi membaik, tim melanjutkan perjalanan dan pada pukul 21.54 WIB berhasil mengevakuasi empat korban dari MT Silver Sincere.

Mereka segera dibawa ke KN Tanjung Datu-301 di perairan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri

 

Empat ABK lainnya dievakuasi oleh KN Sarotama yang juga berada di lokasi.

Pada pukul 23.00 WIB, tim tiba di kapal induk dan langsung memberikan pemeriksaan kesehatan serta pendampingan pengobatan kepada para korban.

Adapun empat awak kapal tanker itu di antaranya Nay Myo Win, warga negara Myanmar sebagai Chief Officer.

Dedi Abadi, warga Indonesia sebagai Second Officer.

Hasudungan Sitorus, warga Indonesia sebagai Chief Enginer.

Baca juga: Kapal Tanker Berbendera Malaysia Alami Kebocoran di Perairan Bintan, 8 Kru Selamat

Serta Agung Purwanto Putra, warga Indonesia sebagai Second Engineer.

Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, menjelaskan bahwa kapal bermuatan 1.113 kiloliter waste oil (blending oil) ini mengalami kebocoran pada pipa overboard scupper yang keropos di ruang mesin.

"Kebocoran ini menyebabkan air laut masuk ke ruang mesin dan mengakibatkan banjir. Dengan kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi, air terus masuk hingga kapal miring ke kiri dan akhirnya tenggelam," ungkapnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved