VIRAL BUAYA LEPAS DI BATAM
Sudah Tiga Malam Warga Sekitar Pulau Bulan Batam Takut Melaut Buntut Buaya Lepas
Pasca jebolnya pagar penangkaran buaya di Pulau Bulan Batam, warga sekitar Pulau Bulan tak berani turun ke laut. Mereka sering lihat buaya berkeliaran
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca jebolnya pagar penangkaran buaya di Pulau Bulan, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepri, warga yang tinggal di sekitar Pulau Bulan tidak berani turun ke laut.
Hal tersebut karena buaya sering muncul ke permukaan di laut. Tak cuma itu, ada juga buaya yang datang ke pemukiman warga, khususnya di Pulau Geranting dan Pulau Buluh, yang jaraknya cukup jauh dari Pulau Bulan dan lebih dekat ke Pulau Batam.
Video yang diterima Tribun Batam dari Ina, warga Pulau Bulan, memperlihatkan seekor buaya yang datang ke bawah rumah warga.
Buaya tersebut dengan santai berenang di bawah kolong rumah warga yang berada di atas laut. Meski warga sudah datang mengambil video, namun buaya tersebut terkesan tidak takut.
Baca juga: Sudah 6 Ekor Buaya Ditangkap, BKSDA Batam Sebut Buaya Lepas dari Pulau Bulan Lebih dari 5 Ekor
Selain di bawah rumah warga, buaya juga sering muncul di laut sekitar pulau yang berdekatan dengan Pulau Bulan.
''Kemarin saat tanggul buaya lepas, informasinya cuma lima buaya yang lepas, tapi kenyataannya sangat banyak buaya saat ini di laut," kata Ina.
Ia mengatakan, dua ekor buaya sebelumnya sudah ditangkap, dan keesokan harinya satu ekor buaya lagi ditangkap warga.
Sementara di bakau, warga masih sering melihat buaya berkeliaran. Bahkan di laut dan di permukiman warga.
"Kalau perkiraan kami ratusan buaya itu sudah lepas, kami sangat khawatir turun ke laut," kata Ina.
Ina juga mengatakan, ibu-ibu di Pulau Geranting yang biasanya malam hari cedok sotong, sudah tidak berani turun ke laut.
"Sudah tiga malam ini kami takut turun ke laut, takut diserang buaya," kata Ina.
Baca juga: Tangkap 2 Ekor Buaya, Warga Pulau Buluh Ragukan Klaim Hanya 5 Ekor Buaya Lepas dari Pulau Bulan
Ia mengatakan, buaya yang sering muncul ukurannya cukup besar, membuat warga semakin takut.
"Harapan kita buaya yang lepas secepatnya diambil solusi, jangan sampai warga pulau ada korban," kata Ina.
Sebelumnya diberitakan, penangkaran buaya milik PT Perkasa Jagat Karunia (PJK) di Pulau Bulan, Kecamatan Bulang, Kota Batam, jebol pada Senin dini hari, 13 Januari 2025. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
buaya lepas
Buaya Pulau Bulan
penangkaran buaya Pulau Bulan
PT PJK
Perkasa Jagat Karunia
Batam
ViralLokal
| Masih Ada Buaya Berkeliaran, Disbudpar Imbau Warga Batam Kurangi Aktivitas ke Pantai |
|
|---|
| Tersisa Dua Ekor Buaya Penangkaran Pulau Bulan Batam yang Masih Berkeliaran Bebas |
|
|---|
| Pengelola Wisata Pantai di Batam Diminta Waspada Buaya Lepas, Sisa 3 Ekor Belum Ditangkap |
|
|---|
| Tim Terpadu Kasih Kepastian Jumlah Buaya Pulau Bulan Batam yang Lepas, Total 39 Ekor |
|
|---|
| Nelayan Batam Masih Dihantui Buaya Lepas, Benarkah Kabar Buaya sudah Sampai Barelang? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Buaya-muncul-di-laut.jpg)