Wamenperin Faisol Riza Resmikan Peluncuran Smartphone Honor dan Motorola di PT Sat Nusapersada
PT Sat Nusapersada, Tbk meluncurkan dua smartphone terbaru yakni Honor dan Motorola, Jumat (17/1/2024) dihadiri Wakil Menteri Perindustrian
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengunjungi PT Sat Nusapersada Tbk di Batam, pada Jumat (17/1/2025).
Kunjungan tersebut dalam rangka launching dua produk smartphone terbaru yang diproduksi perusahaan tersebut, yaitu Honor dan Motorola.
Dalam kunjungan ini, Faisol Riza mengapresiasi inovasi dan komitmen PT Sat Nusapersada Tbk dalam mendukung pengembangan industri teknologi di Tanah Air
"Saya kebetulan hari ini berkunjung ke Satnusa, untuk melihat bahwa perusahaan ini punya reputasi dan dipercaya oleh perusahaan-perusahaan global. Ini penting karena kita sedang berupaya menyampaikan kepada dunia usaha, terutama di industri telekomunikasi, bahwa sudah saatnya investasi besar masuk ke Indonesia," ujar Faisol.
Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah tengah bernegosiasi dengan Apple untuk mendorong pembangunan pabrik AirTag di Indonesia.
Dalam proses tersebut, PT Sat Nusapersada Tbk dinilai sebagai mitra potensial berkat pengalaman dan teknologi yang dimilikinya.
"Satnusa mampu memproduksi secara all-in, dari proses awal hingga packaging. Ini menunjukkan bahwa Indonesia punya potensi besar untuk mengembangkan industri telekomunikasi hardware," lanjutnya.
Pria 53 tahun itu berharap reputasi baik Satnusa dapat menguatkan kepercayaan pelaku usaha internasional terhadap kemampuan Indonesia dalam menghasilkan produk berkualitas.
Ia juga mendorong agar skala bisnis perusahaan ini terus diperbesar.
"Jangan sampai global underestimate dengan potensi besar kita di Indonesia. Kita (Indonesia) nyatanya sudah diakui secara bertahun-tahun. Dengan teknologi dan SDM yang kita miliki, produk komunikasi seperti handphone dapat diproduksi dengan sangat baik dan kompetitif," kata dia.
Wamenperin menambahkan, kehadiran teknologi berbasis telekomunikasi seperti kecerdasan buatan (AI) membuka peluang besar bagi Satnusa untuk terus berkembang.
"Sekarang semua ini menggunakan teknologi berbasis telekomunikasi, contohnya AI. Ini kesempatan besar buat Satnusa untuk bergerak secepat mungkin, merangkul semua, dan menjadi perusahaan yang memiliki line business di berbagai lini sektor usaha," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sat Nusapersada Tbk, Abidin Hasibuan menyambut meriah kunjungan Wamenperin dalam peluncuran produk.
"Pak Wamen kebetulan ke Batam, dan kita undang khusus untuk potong pitanya (peresmian)," ujar Dirut PT Sat Nusapersada Tbk , Abidin.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyebutkan nilai investasi kedua brand global ini mencapai puluhan juta dolar AS.
"Nilai investasi kedua brand ini ada puluhan juta USD," ungkapnya.
Terkait masa depan perusahaan, pihaknya mengisyaratkan adanya rencana perluasan area produksi.
"Kita akan pertimbangkan (perluasan area perusahaan)," pungkasnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
| Kembali ke TKP Membawa Pisau, Pria di Batam Tikam Penjaga Lahan sampai Tewas |
|
|---|
| Remaja Perempuan di Batam Korban Asusila Kekasih Hingga Alami Trauma, Polsek Bengkong Turun Tangan |
|
|---|
| Komisi II DPRD Kepri Cek Gudang Bulog Batam, Stok Beras Premium Ada Tapi Minim Diserap Distrobutor |
|
|---|
| "Dulu Ini Laut, Sekarang Hancur," Warga Lama Jodoh Batam Titip Harapan Revitalisasi Jodoh Centre |
|
|---|
| APBD Batam 2026, Anggaran Kesehatan Rp547 Miliar Setara 13 Persen dari Belanja Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1701_Satnusa.jpg)