TPP ASN Pemko Tanjungpinang Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Pemda Utamakan Bayar Utang
Sekda Tanjungpinang Zulhidayat sebut, penyesuaian TPP ASN ini dilakukan untuk efisiensi anggaran, terutama karena Pemko punya utang dengan pihak ke3
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan menyesuaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah.
Keputusan ini telah ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, sebelum masa jabatannya berakhir.
Berdasarkan informasi awal, pemotongan TPP ASN disebut mencapai 28 persen. Namun, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat, membantah angka tersebut.
Ia mengatakan, penyesuaian TPP ASN ini dilakukan untuk efisiensi anggaran, terutama karena Pemko memiliki kewajiban membayar utang kepada pihak ketiga.
Baca juga: Ansar Ahmad Ungkap Alasan TPP ASN di Karimun Kepri Belum Dibayarkan saat Kampanye di Sana
"Kita punya utang, tentu harus kita bayar terlebih dahulu," tegasnya.
Menurutnya, pembayaran TPP ASN disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak mengalami peningkatan signifikan, maka langkah ini menjadi bagian dari upaya efisiensi belanja.
Penyesuaian ini mulai berlaku pada TPP Januari 2025 yang akan dibayarkan pada Februari 2025. Namun, mengenai besaran pastinya, Sekda menyarankan untuk menunggu realisasi pembayaran.
"Berapa penyesuaian, kita lihat nanti," pungkasnya. (TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
ASN
Pemko Tanjungpinang
Sekda Tanjungpinang
Zulhidayat
TPP
Tambahan Penghasilan Pegawai
Tanjungpinang
| Komisi II DPRD Kepri Minta PDAM Tirta Kepri Teliti Verifikasi Lonjakan Tagihan Air di Tanjungpinang |
|
|---|
| Kondisi Korban Kecelakaan di Tanjungpinang, Bambang Irawan Jalani Operasi Kaki Hari Ini |
|
|---|
| Ratusan Pembalap Ramaikan Drag Bike Piala Wali Kota Tanjungpinang 2026, Upaya Tekan Balap Liar |
|
|---|
| 4 Investor Bakal Garap Kawasan FTZ Tanjungpinang, Cokky Sebut Investasi Mulai Meningkat |
|
|---|
| Sanksi Bagi ASN yang Keluyuran Saat WFH, Penurunan Pangkat Hingga Tunjangan Tidak Dicairkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sekda-Tanjungpinang-Yuki-99.jpg)