CUACA EKSTREM DI TANJUNGPINANG
Banjir dan Longsor di Tanjungpinang Provinsi Kepri, BPBD Bersama Stakeholder Percepat Penanganan
Pemko Tanjungpinang ungkap langkah cepat menangani banjir dan longsor di sejumlah wilayah di ibu kota Kepri itu.
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG – Hujan deras yang melanda Tanjungpinang beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang, Muhammad Yamin menjelaskan bahwa pihaknya bersama berbagai stakeholder telah melakukan langkah-langkah cepat untuk menangani dampak bencana banjir dan longsor di Tanjungpinang tersebut.
Salah satu daerah yang terdampak adalah Senggarang.
Dimana endapan pasir dan tanah merah menghambat arus lalu lintas.
"Kami sudah menyemprot dengan Damkar dan suplai air dari BPBD untuk membersihkan jalan dari sedimen yang mengganggu pengguna jalan," ujar Yamin saat dijumpai, Jumat (21/3/2025).
Baca juga: 396 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran 2025 di Tanjungpinang
Selain itu, di wilayah Perkutut, dekat Waduk Srikaton, sebuah rumah yang sebelumnya terendam air pada Januari lalu kembali mengalami genangan akibat air yang tidak bisa keluar.
Tim BPBD turun ke lokasi untuk menyedot air yang mengendap dan membantu membersihkan rumah warga hingga larut malam.
Longsor di Tanjungpinang juga terjadi di beberapa titik, termasuk di Perumahan di dekat area kolam renang Areca dan Bukit Cermin.
Wali kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah langsung meninjau lokasi bersama Kapolres dan Wakil Wali kota Tanjungpinang, Raja Ariza.
"Untuk sementara, kami memberikan bantuan berupa terpal dari Dinas Sosial agar rumah yang terdampak longsor bisa terlindungi dari hujan lebih lanjut," tambah Yamin.
Baca juga: 7 Berita Populer Hari Ini, Longsor di Tanjungpinang, Penemuan Jasad Bayi di Parit Perumahan di Batam
Selain itu, di wilayah Penyengat, air pasang menyebabkan genangan yang cukup lama di beberapa rumah warga.
Sementara itu, di Dompak, tepatnya di belakang Kantor Kecamatan, longsor juga menjadi perhatian serius.
BPBD bersama instansi terkait, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai unsur lainnya, kini membentuk Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.
Tim ini nantinya akan bergerak lebih sigap dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi.
"Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada pengungsi, meskipun beberapa warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Tidak seperti Januari lalu, di mana ada beberapa titik pengungsian resmi," pungkasnya. (TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Viral di Medsos Tenda VIP Kepri Art & Culture International Rusak Gegara Angin Kencang |
|
|---|
| Kaca Barenlitbang Kepri Roboh Dihantam Angin Kencang, Pegawai Masih Cemas: Kami Takut Susulan |
|
|---|
| Dinding Kaca Barenlitbang Kepri Roboh Dihantam Angin Kencang, Pegawai Tetap Bekerja Seperti Biasa |
|
|---|
| Breaking News, Kaca Kantor Barenlitbang Kepri di Dompak Tanjungpinang Roboh Gegara Angin Kencang |
|
|---|
| Viral di Kepri Empat Kontainer Kawasan Tepi Laut Tanjungpinang Jatuh ke Laut Gegara Angin Kencang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/BPBD-Tanjungpinang-Yuki-1-4.jpg)